IHSG Goyah Akibat Sentimen Global dan Domestik, Minyak Jadi Pemicu Utama
IHSG mengalami volatilitas tinggi dipicu kenaikan harga minyak dunia, ketidakpastian geopolitik, dan kebijakan domestik. Analisis sentimen global dan lokal.
IHSG mengalami volatilitas tinggi dipicu kenaikan harga minyak dunia, ketidakpastian geopolitik, dan kebijakan domestik. Analisis sentimen global dan lokal.
Pemerintah menyebut pasar keuangan Indonesia semakin tangguh karena dominasi investor domestik dalam Surat Berharga Negara (SBN) meningkat signifikan.
Presiden AS Donald Trump menolak tawaran damai Iran dan mengancam akan meningkatkan intensitas pengeboman setelah Pemilu Sela 2026, di tengah eskalasi militer di Timur Tengah.
IHSG bergerak fluktuatif di awal perdagangan Jumat, namun beberapa saham seperti BLTZ, BSWD, TFCO, dan PGLI justru melonjak tajam hingga batas auto rejection atas.
Seorang remaja 16 tahun di Lebak menjadi korban pemerkosaan hingga hamil 22 minggu. Kasus terungkap setelah korban mengalami keguguran.
Bank of Korea berencana membeli emas dari produsen lokal pada Desember 2026. Ini merupakan upaya diversifikasi cadangan devisa negara.
KBRI Singapura dan Australia tidak menyimpan arsip dokumen riwayat pendidikan Gibran Rakabuming Raka. Hal ini terungkap dalam sidang gugatan PHPU di Mahkamah Konstitusi.
Polres Metro Bekasi Kota memeriksa kepala asrama dan pejabat Alexandria School terkait dugaan bullying dan penganiayaan siswa yang viral di media sosial.
PT Lautan Luas Tbk (LTLS) tingkatkan pengelolaan ESG, raih skor EcoVadis 80 dan Silver Medal. Ini bukti komitmen keberlanjutan bisnis.
Surplus perdagangan Indonesia melonjak pada Agustus 2026, namun penurunan impor barang modal dan bahan baku perlu dicermati dampaknya bagi produksi dan investasi.