Bogor – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memicu longsornya tebing setinggi 10 meter. Peristiwa ini menyebabkan satu unit rumah milik warga mengalami kerusakan signifikan, memaksa penghuninya untuk mengungsi.
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, longsor terjadi di belakang rumah milik Bapak Asmat. Material longsoran menimpa rumah tersebut, merusak bagian dinding hingga atap.
“Hujan cukup deras dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Parung, menyebabkan terjadinya tanah longsor pada tebingan di belakang rumah milik Bapak Asmat. Sehingga mengakibatkan kerusakan pada rumah,” ujar Adam pada Jumat (3/10/2026).
Adam merinci, tebing yang longsor memiliki ketinggian 10 meter, panjang 8 meter, dan lebar 4 meter. Akibatnya, satu unit rumah mengalami kerusakan sedang. Keterangan kerusakan meliputi patahnya kuda-atap, lepasnya selup tiang, retaknya dinding ruang tengah, serta retaknya lantai ruang tengah.
Meskipun tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini, rumah tersebut dinyatakan tidak layak huni untuk sementara waktu. Penghuni memilih mengungsi ke rumah kerabat yang beralamat di lokasi yang sama demi keselamatan.
“Korban jiwa atau luka, nihil. Saat ini rumah yang rusak akibat longsor tidak dihuni, khawatir bilamana hujan kembali turun dapat terjadi longsor kembali, yang dapat menambah tingkat kerusakan, dan membahayakan bagi penghuni rumah,” tutup Adam.