IHSG Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Pilihan

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi mendapatkan dorongan untuk melanjutkan penguatannya pada perdagangan Selasa (6/10/2026). Prediksi ini disampaikan oleh Phintraco Sekuritas, menyusul penutupan IHSG yang positif pada hari sebelumnya.

IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang resistance 6.200, dengan titik pivot di 6.100 dan support di 6.050. Phintraco Sekuritas juga merekomendasikan lima saham yang patut masuk dalam radar investor, salah satunya adalah saham BBCA.

Pada perdagangan Senin (5/10/2026), IHSG ditutup menguat 1,36% ke level 6.118,86. Penguatan ini terjadi di tengah harapan rebound setelah IHSG mengalami tekanan jual sepanjang September.

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas mengamati indikator Stochastic RSI yang mengindikasikan adanya pembalikan arah dari area oversold. Selain itu, histogram negatif pada MACD juga menunjukkan penyempitan, dan IHSG berhasil ditutup di atas rata-rata pergerakan lima hari (MA5).

“IHSG hari ini berpotensi berlanjut dengan menguji level 6.150 – 6.200,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Stimulus Pemerintah Penguat Perekonomian

Phintraco Sekuritas menyebutkan, pemerintah berencana mengalokasikan anggaran sebesar Rp 31 triliun untuk program stimulus pada Kuartal IV-2026. Kebijakan ini difokuskan untuk memperkuat perekonomian nasional dengan prioritas pada perlindungan daya beli masyarakat, perluasan kesempatan kerja, dan keberlanjutan dunia usaha.

Program stimulus tersebut mencakup beberapa bentuk bantuan. Pertama, pembukaan rekening bagi warga negara berusia di atas 17 tahun dari desil 1 hingga 4, dengan anggaran Rp 1,28 triliun. Kedua, bantuan pangan berupa beras 10 kg senilai Rp 17,5 triliun. Ketiga, bantuan subsidi upah dengan alokasi anggaran Rp 12 triliun.

Stimulus Berlanjut Hingga 2027

Memasuki tahun 2027, Phintraco Sekuritas menambahkan bahwa pemerintah akan melanjutkan program magang bagi 150.000 peserta dan pelatihan vokasi bagi 300.000 orang. Selain itu, pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 bagi pekerja dengan penghasilan di bawah Rp 10 juta per bulan akan diperluas ke seluruh sektor untuk 7,5 juta pekerja.

Pemerintah juga akan memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) hingga 2027 untuk rumah hingga Rp 2 miliar, serta PPN DTP atas bagian harga hingga Rp 2 miliar untuk rumah dengan harga sampai Rp 5 miliar.

“Pemerintah juga menyiapkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan subsidi bunga 6% bagi masyarakat berpenghasilan tetap sekitar Rp 17 juta untuk rumah hingga Rp 500 juta,” jelas Phintraco Sekuritas.

Berdasarkan analisis tersebut, Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham untuk masuk radar investor: BBCA, BRPT, BUVA, BRMS, dan BYAN.

Tinggalkan komentar