Petugas KAI Commuter Indonesia (KCI) berhasil menangkap seorang terduga pelaku pencurian tas penumpang di dalam kereta rel listrik (KRL) dengan memanfaatkan teknologi CCTV Analitik. Penangkapan ini merupakan hasil dari penelusuran mendalam setelah menerima laporan kehilangan.
Proses identifikasi terduga pelaku dilakukan melalui rekaman CCTV Analitik yang canggih. “Setelah melakukan penelusuran melalui rekaman CCTV Analytic, dan petugas berhasil mengidentifikasi terduga pelaku. Dari hasil penelusuran, terduga pelaku dengan membawa ciri-ciri tas ransel dimasukkan ke dalam data base CCTV analytic,” jelas Leza, salah satu perwakilan KCI.
Kejadian pencurian bermula ketika KCI menerima laporan dari seorang pengguna yang kehilangan tas ranselnya. Surat kehilangan dari pihak berwajib juga menyertai laporan tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (29/9) pukul 05.40 WIB di dalam Commuter Line Nomor 1153 yang melayani rute Bogor-Jakarta Kota.
Tas ransel yang dilaporkan hilang tersebut disimpan oleh penumpang di rak atas tempat duduk. Terduga pelaku kemudian terdeteksi keberadaannya saat hendak menaiki KRL di Stasiun Universitas Indonesia (UI) dengan rute yang sama. Mengetahui hal ini, petugas KCI segera berkoordinasi untuk melakukan penangkapan.
Setelah dipantau secara intensif, pelaku berhasil diamankan ketika hendak turun dari Commuter Line dan keluar dari Stasiun Tebet. “Terduga pelaku berhasil diamankan pada saat turun dari Commuter Line dan akan keluar dari Stasiun Tebet,” tambah Leza.
Hasil Pemeriksaan Pelaku
Terduga pelaku kemudian dibawa ke pos pengamanan Stasiun Tebet untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya telah mengambil tas milik penumpang yang berisi barang berharga seperti laptop, telepon seluler (handphone/HP), dompet, dan kartu identitas.
Petugas KAI Commuter kemudian segera menghubungi pengguna yang melaporkan kehilangan tas tersebut untuk datang ke Stasiun Tebet. Terduga pelaku menyampaikan bahwa laptop korban masih berada di rumahnya, sementara tas dan dompetnya telah dibuang. Pada Kamis (1/10) pukul 09.01 WIB, pengguna yang kehilangan tas tiba di Stasiun Tebet dan bertemu dengan terduga pelaku.
Pelaku Diserahkan ke Polda Metro
Setelah mendapatkan penjelasan dari petugas mengenai kronologi dan hasil pemeriksaan, korban menyatakan keinginannya untuk melanjutkan perkara ini melalui proses hukum yang berlaku. KAI Commuter kemudian berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, dan terduga pelaku telah diserahterimakan kepada petugas Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
KAI Commuter menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna Commuter Line. Penelusuran melalui CCTV Analitik menjadi salah satu upaya krusial dalam menindaklanjuti setiap laporan terkait kejadian kriminalitas, baik di dalam perjalanan maupun di area stasiun.
Leza juga menekankan bahwa KAI Commuter akan terus berupaya memaksimalkan pelayanan dan memastikan tindakan tegas diambil terhadap pelaku kejahatan. “Ini menjadi bukti bahwa KAI Commuter tetap responsif, dan pasti mengambil tindakan atas hal-hal yang mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna,” ujar Leza. Ia juga menambahkan imbauan kepada seluruh pengguna untuk selalu menjaga dan mengawasi barang bawaannya.
KCI juga mengimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line untuk segera melaporkan kepada petugas jika mengalami, mengetahui, atau menyaksikan adanya kejadian yang mengganggu keamanan, kenyamanan, atau hal mencurigakan lainnya.