Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) periode 2024-2026, Ariawan, menitipkan pesan penting kepada pengurus KWP yang baru menjelang masa akhir jabatannya. Pesan utamanya adalah pentingnya menjaga soliditas dan persatuan di antara seluruh anggota KWP.
Pesan tersebut disampaikan Ariawan dalam momen sidang pemilihan Ketua KWP periode 2026-2028 yang digelar di Megamendung, Bogor. Ia menekankan bahwa kepengurusan baru harus mampu mempertahankan kebersamaan anggota.
“Yang paling penting, kepengurusan KWP 2026-2028 harus bisa menjaga persatuan seluruh anggota KWP,” ujar Ariawan, Jumat (2/10/2026).
Menurut Ariawan, soliditas internal merupakan modal krusial bagi KWP dalam menjalankan peran jurnalistiknya di lingkungan parlemen. Ia mengingatkan agar pergantian kepengurusan tidak justru menimbulkan perpecahan.
“Jangan sampai pergantian kepengurusan justru membuat anggota KWP terpecah, karena kekuatan KWP ada pada kebersamaan seluruh anggotanya,” katanya.
Selain fokus pada internal, Ariawan juga mengingatkan kepengurusan KWP yang baru untuk terus membangun dan memelihara komunikasi serta hubungan baik dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Hubungan ini perlu dijaga secara menyeluruh, mulai dari jajaran Sekretariat Jenderal DPR hingga para anggota dewan yang menjadi mitra kerja wartawan parlemen.
“KWP harus tetap menjaga hubungan baik dengan DPR, mulai dari kesekjenan sampai anggota DPR,” kata Ariawan.
Ia menilai, terjalinnya hubungan yang baik akan sangat membantu dalam menciptakan komunikasi yang sehat antara wartawan parlemen dan lembaga legislatif. Ariawan menegaskan bahwa relasi KWP dengan DPR bukan sekadar hubungan wartawan dengan narasumber, melainkan sebuah relasi profesional yang membutuhkan penjagaan berkesinambungan.
“Kita harus menjaga hubungan yang baik dan saling berkesinambungan, sehingga KWP tetap bisa menjalankan tugas jurnalistiknya dengan baik,” ujarnya.
Ariawan berharap kepengurusan KWP 2026-2028 dapat melanjutkan program positif yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya, sambil tetap membuka ruang untuk pembenahan yang diperlukan. Kesinambungan organisasi dianggap penting agar KWP tetap menjadi wadah yang kuat bagi para wartawan yang bertugas di lingkungan parlemen.
“Saya berharap kepengurusan baru bisa membawa KWP semakin solid, tetap menjaga kebersamaan, dan terus membangun komunikasi yang baik dengan DPR,” kata Ariawan.
Pesan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pergantian kepemimpinan seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat organisasi, bukan justru memperlebar perbedaan di antara anggota. Dengan terpilihnya kepengurusan baru, Ariawan berharap seluruh anggota dapat kembali menyatukan langkah demi menjaga marwah organisasi dan profesionalitas jurnalistik.
“Yang terpenting adalah bagaimana KWP tetap menjadi rumah bersama bagi seluruh wartawan parlemen dan mampu menjaga hubungan baik dengan DPR secara berkelanjutan,” tegasnya.