JAKARTA – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), bagian dari Grup Sinar Mas, menunjukkan potensi pertumbuhan signifikan. Stabilnya harga pulp global dan rencana ekspansi perusahaan diperkirakan akan mendongkrak harga saham INKP dengan target yang optimis.
Menurut riset Mirae Asset Sekuritas, harga pulp bleached hardwood kraft (BHKP) di China mengalami kenaikan menjadi US$585 per ton pada September 2026, naik dari US$568 per ton pada bulan sebelumnya. Selain itu, Suzano, pemain pulp terbesar di dunia, memproyeksikan kenaikan harga pulp sebesar US$20 menjadi US$600 per ton.
Para pembeli pulp di China dilaporkan mulai menimbun stok untuk mengantisipasi lonjakan permintaan pada kuartal IV tahun ini. Mereka tidak ragu untuk membeli pulp pada kisaran harga US$560 per ton.
“Pengetatan pasokan bersama dengan menipisnya stok diharapkan bisa menjaga harga pulp, kendati efeknya ke INKP butuh waktu,” tulis Mirae dalam laporannya.
Ekspansi dan Target Harga Saham INKP
Mirae Asset Sekuritas memprediksi harga pulp yang diproduksi INKP akan pulih pada kuartal IV-2026. Per September 2026, harga pulp INKP tercatat US$589 per ton, sedikit di atas proyeksi Mirae yang sebesar US$580 per ton.
Di sisi lain, PT Indah Kiat Karawang (IKK) diharapkan mampu memberikan kontribusi laba bersih yang positif, menopang kinerja keseluruhan INKP. Agenda ekspansi IKK dilaporkan masih berjalan sesuai rencana.
Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan saham INKP dengan peringkat ‘beli’ (buy). Target harga ditetapkan pada Rp13.500 per saham, yang mencerminkan potensi kenaikan sebesar 64%. Rasio EV/EBITDA yang diproyeksikan adalah 5,1 kali, sementara PER target harga hanya 5,9 kali. Angka ini dianggap murah karena masih di bawah 10 kali.