Investor asing menunjukkan minat beli bersih pada beberapa saham saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 81,9 poin atau 1,36% ke level 6.118,8 pada penutupan perdagangan Senin, 5 Oktober 2026. Aktivitas beli bersih ini terjadi meskipun secara keseluruhan, investor asing mencatatkan jual bersih di seluruh pasar.
Berdasarkan data Stockbit, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi primadona dengan total pembelian mencapai Rp 86,8 miliar. Posisi selanjutnya ditempati oleh PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) yang mencatat pembelian bersih senilai Rp 27,4 miliar, diikuti oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net buy Rp 24,5 miliar.
Terdapat sepuluh saham yang paling banyak diburu investor asing pada perdagangan hari itu, yaitu:
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 86,8 miliar
- PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ): Rp 27,4 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 24,5 miliar
- PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA): Rp 20,6 miliar
- PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL): Rp 16,5 miliar
- PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK): Rp 16 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS): Rp 15,8 miliar
- PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI): Rp 15,5 miliar
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp 13,1 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 10,7 miliar
Secara keseluruhan, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 115,7 miliar di seluruh pasar pada Senin, 5 Oktober 2026. Rinciannya, jual bersih di pasar reguler mencapai Rp 123,1 miliar, sementara pasar negosiasi dan tunai mencatat beli bersih senilai Rp 7,39 miliar.
Di tengah aktivitas jual beli asing tersebut, IHSG menunjukkan penguatan signifikan sebesar 81,9 poin atau 1,36% dan ditutup pada level 6.118,8. Perdagangan di bursa kemarin juga diwarnai oleh kenaikan pada 547 saham, sementara 164 saham mengalami penurunan dan 252 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 9,9 triliun.