BRI Danareksa Rekomendasikan Tiga Saham untuk Perdagangan 5 Oktober 2026

JAKARTA – BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan tiga saham, yaitu PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Manggala Putra Perkasa Tbk (COCO), dan PT Duta Sejahtera Asih Tbk (DSSA), untuk diperdagangkan pada Senin, 5 Oktober 2026.

Untuk saham ENRG, BRI Danareksa Sekuritas mencatat harga saham di level 1.440 yang kembali menguat dan berhasil merebut kembali level resistance 1.385. Indikator MACD juga mulai menunjukkan pergerakan positif. Selama harga bertahan di atas 1.385, momentum bullish berpeluang berlanjut untuk menguji level 1.460, dan berpotensi mencapai 1.525 jika terjadi breakout. Level support kuat berada di kisaran 1.250 hingga 1.165.

Dalam perkembangan korporasi, ENRG akan menerbitkan 13,28 miliar saham baru dengan harga Rp 310 per saham. Dana yang dihimpun terutama akan digunakan untuk pengeboran 9 sumur EMP Bentu, pembangunan pipa gas, proyek Enhanced Oil Recovery (EOR), serta pengembangan aset lainnya. Langkah ini dinilai berpotensi meningkatkan kapasitas produksi perusahaan di masa mendatang.

Selanjutnya, saham COCO terpantau rebound dari level 115 dan kembali bertahan di atas resistance 111. Kondisi ini mengindikasikan potensi pemulihan dari area support 102-91. Meskipun MACD masih dalam teritori negatif, tekanan bearish mulai mereda. Selama level 111 bertahan, peluang kenaikan menuju 123, kemudian 130, masih terbuka.

COCO baru saja menandatangani Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) untuk mengakuisisi hingga 99,99% saham PT Sari Murni Abadi (Momogi). Transaksi strategis ini bertujuan untuk memperluas jaringan distribusi, meningkatkan utilisasi kapasitas produksi, serta menciptakan efisiensi dalam rantai pasok perusahaan.

Untuk saham DSSA, harga di level 1.140 masih mampu bertahan di atas support 1.095 setelah mengalami rebound dari area 985. Struktur grafik cup & handle masih terjaga dengan baik. Selama level 1.095 bertahan, target kenaikan menuju 1.180 terbuka. Jika level ini berhasil ditembus, maka target selanjutnya adalah 1.310.

DSSA sendiri baru saja merilis laporan kinerja semester I-2026 pada 1 Oktober 2026. Laporan tersebut menunjukkan pertumbuhan pendapatan sebesar 34% secara tahunan (YoY) menjadi US$ 1,77 miliar, dan laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham melonjak 79,6% menjadi US$ 174,4 juta.

Prediksi IHSG

Pada penutupan perdagangan Jumat (2/10/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound sebesar 0,46% ke level 6.036, setelah sebelumnya sempat menembus level psikologis 6.000. Namun, penguatan ini masih dibayangi oleh aksi jual investor asing (foreign outflow) senilai Rp 1,31 triliun, sehingga momentum rebound belum sepenuhnya mengonfirmasi perubahan tren.

Sentimen pasar pada pekan ini diperkirakan akan bergeser ke data ekonomi global. Hal ini menyusul rilis data tenaga kerja Amerika Serikat untuk September yang menunjukkan penciptaan lapangan kerja hanya sebanyak 29 ribu, jauh di bawah ekspektasi pasar yang memprediksi sekitar 90 ribu. Tingkat pengangguran juga dilaporkan naik ke 4,2%.

Data tersebut berpotensi menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed pada Oktober. Meskipun demikian, pasar tetap mewaspadai potensi tekanan inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga energi.

“Secara teknikal, IHSG berpotensi memasuki fase konsolidasi setelah rebound dari area 6.000, namun momentumnya masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Level support berada di 6.000–5.854, sementara resistance berada di 6.100–6.110. Kemampuan menembus level 6.110 akan membuka ruang technical rebound yang lebih signifikan,” demikian tulis BRI Danareksa dalam ulasan yang dirilis Senin (5/10/2026).

Selanjutnya, pasar akan mencermati rilis data ISM Services AS pada Senin, risalah rapat The Fed (Fed Minutes) pada Rabu, serta data klaim pengangguran mingguan (jobless claims) untuk memperbarui ekspektasi arah kebijakan moneter The Fed.

Pada perdagangan sebelumnya, indeks-indeks utama di bursa Wall Street ditutup menguat. Dow Jones Industrial Average naik 0,49% ke level 51.176,9. Sementara itu, S&P 500 menguat 0,73% menjadi 7.722,7, dan Nasdaq Composite melonjak 1,19% ke posisi 27.190,8.

Tinggalkan komentar