Analisis Teknikal Saham BUMI: Potensi Penguatan Jangka Pendek

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yang terafiliasi dengan Grup Bakrie dan Salim, menunjukkan potensi penguatan menuju level resistance atau batas atasnya. Analisis teknikal dari CGS International Sekuritas Indonesia memberikan panduan bagi investor untuk mengoptimalkan keuntungan dari saham ini.

Dalam catatan terbarunya untuk perdagangan Senin, 5 Oktober 2026, CGS International Sekuritas Indonesia menetapkan target terdekat saham BUMI pada kisaran harga Rp 178 hingga Rp 182. Analis sekuritas tersebut mengidentifikasi area support atau batas bawah saham BUMI berada di level Rp 164-Rp 169.

“BUMI memiliki support 164-169. Potensi naik ke 178-182 short term,” demikian tertulis dalam catatan CGS International Sekuritas Indonesia pada Senin (5/10/2026).

Pada sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari yang sama, saham BUMI terpantau mengalami penguatan tipis sebesar 0,57%, diperdagangkan pada level Rp 176. Meskipun demikian, kinerja saham ini dalam periode yang lebih panjang menunjukkan tren pelemahan.

Dalam sepekan terakhir, saham BUMI tercatat melemah 2,2%, sementara dalam sebulan terakhir mengalami penurunan 16,1%. Kinerja year to date (ytd) juga menunjukkan pelemahan signifikan, dengan saham BUMI terkoreksi 51,9%.

Sementara itu, data dari Stockbit pada sesi I perdagangan Senin (5/10/2026) menunjukkan adanya aksi jual bersih oleh investor asing pada saham BUMI, dengan total net sell mencapai Rp 29,4 miliar.

Tinggalkan komentar