Sebanyak 10 saham tercatat menjadi penyebab kerugian parah bagi investor di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan perdagangan 28 September hingga 2 Oktober 2026. Harga saham-saham ini dilaporkan anjlok antara 34% hingga 54%.
Dalam periode yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan sebesar 3,28%, ditutup pada level 6.036,8. Angka ini turun dari posisi 6.241,8 pada pekan sebelumnya. Akibatnya, kapitalisasi pasar BEI tergerus Rp 278 triliun, turun 2,55% menjadi Rp 10.627 triliun dari Rp 10.905 triliun.
Meskipun demikian, indikator perdagangan lainnya menunjukkan tren positif. Rata-rata volume transaksi harian saham melonjak 72,51% menjadi 50,37 miliar saham. Rata-rata nilai transaksi harian saham juga meningkat 5,4% menjadi Rp 12,63 triliun. Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian justru menurun 7,54%.
Perdagangan pada Jumat, 2 Oktober 2026, mencatat adanya penjualan bersih atau net sell oleh investor asing senilai Rp 1,27 triliun. Secara kumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing telah mencatatkan net sell sebesar Rp 82,55 triliun di pasar saham Indonesia.
Saham Top Losers Pekan Ini
Di antara saham-saham yang mengalami koreksi terdalam, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) menjadi salah satu yang paling merugikan. Harga saham FORU ambles 54,7%, turun dari Rp 360 menjadi Rp 163.
Posisi kedua ditempati oleh PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) yang anjlok 52%, dari Rp 50 menjadi Rp 24. PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) menyusul dengan penurunan 48% menjadi Rp 26.
Saham PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) terpangkas 44% dan kini diperdagangkan di harga Rp 28, sama dengan PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) yang juga turun 44%.
Selanjutnya, PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) tergelincir 42% ke level Rp 29. PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) juga melemah signifikan sebesar 40%, kini diperdagangkan di harga Rp 30.
Saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) mencatat penurunan 38,2% menjadi Rp 4.570. PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) jatuh 36% ke harga Rp 32, dan PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) terpangkas 34% menjadi Rp 33, melengkapi daftar 10 saham dengan kinerja terburuk pekan ini.