IHSG Turun, Sejumlah Saham Mencatat Kenaikan Signifikan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada sesi I perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026. Setelah sempat bergerak fluktuatif di awal sesi, IHSG tercatat turun 50,44 poin atau 0,83% ke level 6.020. Indeks bergerak dalam rentang 6.018 hingga 6.095 selama sesi tersebut.

Di tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham justru menunjukkan performa positif dengan melonjak hingga mencapai batas atas penolakan otomatis atau auto rejection atas (ARA). Saham-saham ini berhasil masuk dalam daftar top gainers, salah satunya adalah saham dari PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA).

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat bahwa pada sesi I, sebanyak 20,25 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,09 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 877.145 transaksi.

Secara keseluruhan, terdapat 219 saham yang mengalami kenaikan harga, sementara 433 saham diperdagangkan menurun, dan 134 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 juga dilaporkan melemah 0,95%.

Hampir seluruh sektor saham mengalami pelemahan pada penutupan sesi I. Sektor teknologi memimpin pelemahan dengan anjlok 3,22%, diikuti oleh sektor perindustrian (1,58%), sektor transportasi (1,44%), sektor barang baku (1,14%), dan sektor infrastruktur (1,13%).

Sementara itu, penguatan tercatat pada saham sektor energi yang naik 0,59% dan sektor barang konsumsi non primer yang menguat tipis 0,06%.

Pergerakan indeks saham Asia pada sesi I mayoritas menunjukkan penguatan. Nikkei (Jepang) terbang 3,04% dan Straits Times (Singapura) menguat 0,31%. Namun, indeks Shanghai (China) dan Hang Seng (Hong Kong) tidak diperdagangkan karena libur.

Saham yang Mencapai ARA

Di tengah tren pelemahan pasar, beberapa saham berhasil mencatatkan kenaikan signifikan hingga mencapai batas auto rejection atas (ARA) dan masuk dalam daftar top gainers, dengan harga saham melonjak di atas 24%.

Saham-saham yang mencapai ARA tersebut meliputi PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) yang terbang 35% ke harga Rp 189, serta PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) yang melesat 25% ke harga Rp 470.

Selain itu, PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) juga melejit 24,68% menjadi Rp 2.880, dan PT Steady Safe Tbk (SAFE) melonjak 24,56% ke harga Rp 710.

Saham yang Mengalami ARB

Sebaliknya, terdapat tiga saham yang mengalami pelemahan paling dalam hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dan masuk dalam daftar top losers.

Ketiga saham tersebut adalah PT ALSOK Indonesia Services Tbk (SOSS) yang ambles 14,83% menjadi Rp 1.005, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) yang anjlok 14,73% menjadi Rp 191, dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang terperosok 14,68% ke Rp 5.375.

Tinggalkan komentar