IHSG Melemah, Sejumlah Saham Justru Melaju Kencang Capai Batas Atas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pelemahan pada pembukaan perdagangan Kamis (1/10/2026). IHSG tercatat turun 13,14 poin atau 0,22% ke level 6.057,99 dalam sejam pertama perdagangan. Pergerakan IHSG pada periode tersebut cenderung bervariasi dalam rentang 6.050 hingga 6.095.

Di tengah fluktuasi IHSG, sejumlah saham justru mencatatkan kenaikan signifikan, bahkan mencapai batas auto rejection atas (ARA) dan masuk dalam daftar saham dengan perolehan tertinggi (top gainers). Salah satu saham yang menonjol adalah MGNA.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total 14,02 miliar lembar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,85 triliun. Frekuensi perdagangan pada sejam pertama mencapai 492.925 kali transaksi.

Secara keseluruhan, terdapat 246 saham yang mengalami kenaikan harga, sementara 361 saham diperdagangkan menurun, dan 164 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 juga terpantau melemah sebesar 0,37%.

Sementara itu, pergerakan indeks saham Asia mayoritas menunjukkan penguatan. Nikkei Jepang melonjak 2,4%, dan Straits Times Singapura menguat 0,32%. Namun, indeks Shanghai China dan Hang Seng Hong Kong diliburkan.

Saham-Saham Melaju Menuju Batas Atas

Di tengah pergerakan IHSG yang cenderung melemah, beberapa emiten justru berhasil melampaui ekspektasi dengan melonjak hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA). Kenaikan harga saham-saham ini berkisar antara 24% hingga 35%.

Saham yang berhasil mencapai ARA antara lain PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) yang melonjak 35% ke level Rp 189. PT Steady Safe Tbk (SAFE) menyusul dengan kenaikan 24,56% ke Rp 710, dan PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) melesat 24,47% menjadi Rp 468.

Sebaliknya, beberapa saham tercatat mengalami pelemahan terdalam dan menyentuh batas auto rejection bawah, masuk dalam daftar top losers. Saham-saham tersebut adalah PT ALSOK Indonesia Services Tbk (SOSS), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA).

Saham SOSS ambles 14,83% ke Rp 1.005, FORU anjlok 14,73% ke Rp 191, dan ALKA jatuh 14,68% ke Rp 5.375.

Tinggalkan komentar