SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, menyoroti kondisi antrean pasien yang terjadi di sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah selatan Provinsi Banten. Menanggapi persoalan tersebut, ia berjanji akan melakukan peningkatan fasilitas, termasuk penambahan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta memperbanyak jumlah dokter spesialis.
Saat ini, tercatat ada tiga RSUD yang telah beroperasi di wilayah selatan Banten, yaitu RSUD Cilograng, RSUD Malingping, dan RSUD Labuan. Gubernur Andra Soni menyatakan bahwa peningkatan fasilitas kesehatan di daerah tersebut masih sangat dibutuhkan. “Misalnya dengan memperbanyak dokter spesialis, serta menambah kamar rawat dan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) sehingga masyarakat tidak lagi mengantre lama,” ujar Andra kepada wartawan, Kamis (1/10/2026).
Andra Soni juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan melalui program cek kesehatan gratis (CKG). Ia menekankan pentingnya deteksi dini untuk mencegah komplikasi penyakit yang lebih serius. “Ketika fungsi ginjal sudah rusak, pasien akan didiagnosis mengalami gagal ginjal dan harus rutin mendatangi rumah sakit untuk menjalani proses cuci darah selama beberapa jam,” jelasnya.
Gubernur Banten baru saja meresmikan fasilitas layanan hemodialisis atau cuci darah di RSUD Malingping. Ia menilai fasilitas ini merupakan sebuah kemajuan signifikan bagi rumah sakit tersebut. “Fasilitas ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang mengalami gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah. RSUD Malingping telah menyiapkan 10 tempat tidur untuk layanan tersebut. Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Andra Soni.