JAKARTA – Tiga emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) segera melaksanakan aksi korporasi berupa penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue. Ketiga perusahaan ini akan menawarkan saham baru kepada pemegang saham lama dengan rentang harga pelaksanaan mulai dari Rp 50 hingga Rp 685 per saham.
Emiten yang dimaksud adalah PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Berlina Tbk (BRNA), dan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP). Dari ketiganya, VKTR diprediksi akan menjadi emiten dengan nilai rights issue terbesar.
VKTR berencana menawarkan sebanyak-banyaknya 15 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 200 per saham. Jika seluruh saham baru ini terserap oleh pasar, emiten ini berpotensi meraup dana segar senilai Rp 3 triliun. Setiap pemegang 35 saham lama yang namanya tercatat pada 8 Oktober 2026 berhak memperoleh 12 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Satu HMETD setara dengan hak membeli satu saham baru seharga Rp 200.
Jadwal penting bagi pemegang saham VKTR meliputi cum date di pasar reguler dan negosiasi pada 6 Oktober 2026, diikuti recording date pada 8 Oktober 2026. Periode perdagangan HMETD akan berlangsung mulai 12 Oktober hingga 23 Oktober 2026.
Selanjutnya, BRNA akan melaksanakan Penawaran Umum Terbatas III (PMHMETD III) dengan menerbitkan maksimal 543,95 juta saham baru. Dengan harga pelaksanaan Rp 685 per saham, BRNA berpotensi mengumpulkan dana sekitar Rp 372,61 miliar. Pemegang 9 saham lama yang terdaftar pada 12 Oktober 2026 akan mendapatkan 5 HMETD, di mana setiap HMETD dapat digunakan untuk membeli satu saham baru seharga Rp 685.
Cum date BRNA dijadwalkan pada 8 Oktober 2026, dengan recording date pada 12 Oktober 2026. HMETD BRNA dapat diperdagangkan mulai 14 Oktober hingga 21 Oktober 2026.
AHAP Tebar Saham Baru
Sementara itu, AHAP akan menawarkan sebanyak-banyaknya 3,5 miliar saham baru melalui PMHMETD V. Harga pelaksanaan ditetapkan pada Rp 50 per saham, yang jika seluruhnya terserap, perseroan dapat memperoleh dana hingga Rp 175 miliar. Pemegang 7 saham lama yang tercatat pada 12 Oktober 2026 berhak atas 5 HMETD. Setiap HMETD memberikan hak untuk membeli satu saham baru dengan harga Rp 50.
Jadwal cum date AHAP adalah 8 Oktober 2026, dan recording date pada 12 Oktober 2026. HMETD AHAP akan mulai diperdagangkan pada 14 Oktober hingga 20 Oktober 2026.
Bagi para pemegang saham, memperhatikan tanggal cum date merupakan hal krusial untuk memastikan hak mereka atas HMETD. Setelah memperoleh HMETD, investor memiliki opsi untuk menggunakannya membeli saham baru sesuai rasio dan harga yang ditentukan, atau memperdagangkannya selama periode yang telah ditetapkan.