Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp 1,17 triliun pada perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 2 Oktober 2026. Pergerakan signifikan ini sebagian besar didorong oleh penjualan saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Berdasarkan data yang dirilis Stockbit Sekuritas, investor asing membukukan net sell saham GOTO sebesar Rp 844 miliar. Jumlah ini dihitung berdasarkan harga rata-rata saham pada sesi I, dengan volume transaksi mencapai 31,5 miliar saham.
Aktivitas jual beli ini terjadi di pasar reguler ketika harga saham GOTO mengalami pelemahan. Hingga berita ini diturunkan, saham GOTO tercatat turun 3,5% ke level Rp 27. Performa saham GOTO dalam sebulan terakhir menunjukkan penurunan 46%, dan secara year to date (ytd) ambles 57,8%.
Pola penjualan oleh investor asing ini melanjutkan tren negatif dari perdagangan sebelumnya. Pada Kamis, 1 Oktober 2026, saham GOTO juga banyak dilepas asing dengan nilai net sell mencapai Rp 68,25 miliar.
Dalam catatan CGS International Sekuritas Indonesia mengenai perdagangan Jumat (2/10/2026), target harga saham GOTO ditetapkan pada level Rp 28. Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support saham GOTO berada di kisaran harga Rp 28.