Pesisir utara Jakarta menghadapi potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada periode 13-14 Oktober dan kembali pada 25-31 Oktober 2026. Imbauan kewaspadaan dikeluarkan untuk sembilan wilayah di Jakarta Utara yang berisiko terdampak.
Menurut Yursid Suryanegara, Ketua Subkelompok Pengembangan Pesisir Pantai Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, potensi ini merupakan hasil pemodelan yang mempertimbangkan berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut meliputi penurunan tanah, kenaikan permukaan air laut, elevasi pesisir, serta pola pasang surut di Teluk Jakarta.
“Pesisir utara Jakarta berpotensi mengalami banjir rob pada 13-14 dan 25-31 Oktober 2026,” ujar Yursid dalam keterangannya pada Kamis (1/10/2026).
Berdasarkan pemodelan tersebut, pasang tertinggi rob di pesisir Jakarta diprediksi mencapai 0,64 meter di atas permukaan laut rata-rata (mean sea level/MSL). Puncak pasang air laut ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.
Wilayah pesisir yang masuk dalam area potensi terdampak rob antara lain Tanjungan, Muara Angke, Muara Baru, Pasar Ikan, Ancol Marina dan JIS, Tanjung Priok dan Kali Baru, serta Marunda. Kesembilan wilayah ini dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Yursid menjelaskan bahwa hasil pemodelan potensi banjir rob ini bersifat dinamis dan dapat berubah. Perubahan tersebut bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pembangunan di kawasan pesisir, anomali permukaan laut yang tidak terkait pasang surut, gelombang tinggi akibat angin, serta efektivitas upaya penanggulangan yang dilakukan oleh pemerintah.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas SDA DKI Jakarta melalui Suku Dinas SDA Jakarta Utara telah melakukan penyiagaan dan pengoperasian berbagai sarana mitigasi. Sebanyak 171 unit pompa stasioner disiagakan di 56 lokasi di seluruh wilayah Jakarta Utara untuk membantu mengatasi genangan.
Selain pompa stasioner, pompa mobile juga disiapkan untuk menjangkau area banjir yang tidak dapat dijangkau oleh pompa tetap. Sejumlah rumah pompa dan pintu air di kawasan pesisir juga dalam kondisi siaga. Fasilitas tersebut mencakup Pintu Air Marina, Pompa/Polder Kali Asin, Rumah Pompa Pluit, Pompa Ancol, Pompa Junction PIK, Pompa Muara Angke, Pompa Pasar Ikan, Pompa Tanjungan, dan Pompa Polder Kamal.
Dinas SDA juga mengerahkan Satgas SDA atau yang dikenal sebagai Pasukan Biru. Tim ini bertugas melakukan pemantauan secara rutin dan siap bergerak cepat apabila terjadi banjir rob di kawasan pesisir Jakarta.
Masyarakat diimbau untuk senantiasa berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan akibat rob. Informasi terkini mengenai perkembangan banjir rob dapat dipantau melalui laman resmi BPBD DKI Jakarta, aplikasi JAKI, atau menghubungi layanan darurat 112 jika terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan segera.