Polisi tengah mendalami kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang perempuan berinisial AAN di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. AAN diduga menjadi korban pengeroyokan setelah dituduh mencuri amplop di sebuah acara hajatan.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, menyatakan bahwa pihaknya telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi terkait insiden tersebut. “Saat ini pun sudah ada beberapa saksi yang diundang pada tahap penyelidikan, ya, diinterogasi. Tentunya akan ada beberapa saksi yang berkaitan dengan itu untuk kita undang kembali untuk didengar keterangannya,” ujar Joko, Kamis (1/10/2026).
Menurut keterangan polisi, kasus ini bermula ketika sebuah keluarga menuduh AAN melakukan pencurian amplop. Namun, dugaan tersebut ternyata keliru. Perempuan berinisial AAN kemudian melaporkan tindakan pengeroyokan yang dialaminya.
Joko menjelaskan bahwa pada Minggu malam (27/9/2026), AAN mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk melaporkan kejadian yang menimpanya. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor polisi: 3870/IX/2026/SPKT/Polres Jakarta Selatan, dengan dugaan perkara pengeroyokan.
“Dan selanjutnya kami terima dan kami tindak lanjuti laporannya dalam bentuk laporan polisi dengan dugaan perkara pengeroyokan. Terkait kejadian itu, tentunya saat ini Unit Krimum Polres Metro Jakarta Selatan sedang melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait apa yang telah dilaporkan perempuan inisial AAN tersebut,” imbuhnya.
Insiden ini sebelumnya viral di media sosial. Dalam narasi yang beredar, AAN disebut sedang joging melewati lokasi hajatan warga di Kalibata. Ia kemudian dituduh mencuri amplop karena mengenakan pakaian serba hitam, yang dinilai mirip dengan ciri-ciri pelaku pencurian amplop yang terekam CCTV.
Namun, setelah rekaman CCTV diperiksa lebih lanjut, diduga pelaku pencurian amplop berasal dari keluarga pihak yang menggelar hajatan. Setelah kasus ini menjadi viral, keluarga yang menuduh AAN mencuri dikabarkan telah membuat klarifikasi dan permohonan maaf di media sosial.
“Terkait kejadian tersebut seorang perempuan inisial AAN, telah datang ke Polres Metro Jakarta Selatan dan melaporkan atas kejadian yang dialami yaitu pengeroyokan,” kata Joko, menegaskan bahwa kasus ini sudah ditangani polisi dan kini dalam tahap penyelidikan.