Medan – Dua pelaku perampokan yang mengakibatkan tewasnya Wakil Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Karo, AS (38), diketahui menggunakan sebagian uang hasil kejahatan untuk menyewa pekerja seks komersial (PSK) di Kota Medan. Aksi ini dilakukan setelah mereka berhasil mengambil mobil korban dan sebelum merencanakan pelarian ke Palembang, Sumatera Selatan.
Kepala Subdit III Jatanras Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba, menjelaskan bahwa setelah melakukan perampokan dan pembunuhan, kedua tersangka langsung menuju Medan. Di sana, mereka menyewa PSK.
“Sekitar pukul 21.00 WIB, mobil (milik korban) diambil lalu berangkat ke Simpang Selayang (Jalan Jamin Ginting), di mana MRS menggunakan cewek dari pinggir jalan dan check-in di hotel,” ungkap Jama, seperti dilaporkan detikSumut, Rabu (30/9/2026).
Setelah itu, kedua pelaku melanjutkan perjalanan menuju sebuah warung internet (warnet) yang berlokasi di Jalan Manunggal, Kabupaten Deli Serdang.
“Sekitar pukul 02.00 WIB, kembali ke warnet di Jalan Manunggal,” ucapnya.
Selanjutnya, para pelaku mempersiapkan diri untuk melarikan diri menuju Provinsi Sumatera Selatan. Rencana mereka adalah menjual mobil yang dicuri dari korban di Palembang.
“Rencana hari Senin tanggal 28 September, kedua pelaku akan berangkat ke Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, untuk menjual mobil milik korban,” jelasnya lebih lanjut.
Namun, upaya pelarian tersebut berhasil digagalkan. Tim gabungan dari Jatanras Polda Sumut dan Satreskrim Polres Karo berhasil menangkap kedua pelaku sebelum mereka sempat melarikan diri.
“Kemudian pada hari Senin tanggal 28 September 2026 sekitar pukul 04.00 WIB, tim berhasil mengamankan dua orang diduga pelaku bersama mobil milik korban di Jalan Manunggal 4, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang,” pungkasnya.