Liga Inggris Mendesak Penyelesaian Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City

Manchester – Sejumlah klub rival di Liga Primer Inggris menyuarakan keinginan agar kasus dugaan pelanggaran aturan finansial yang menjerat Manchester City segera menemui titik terang. Mereka berharap penyelesaian kasus ini rampung sebelum musim 2026/2027 berakhir.

Manchester City sebelumnya dinyatakan bersalah atas berbagai dakwaan terkait pelanggaran aturan finansial yang terjadi antara tahun 2009 hingga 2018. Periode tersebut bertepatan dengan masa keemasan The Citizens yang berhasil meraih tiga gelar Premier League.

Dalam periode tersebut, City diduga melakukan penggelembungan dana sponsor yang mencapai hampir 1 miliar paun. Ancaman hukuman berat kini membayangi klub asal Manchester itu apabila upaya banding mereka terhadap 114 dakwaan kasus tersebut tidak membuahkan hasil.

Apabila Manchester City sampai dijatuhi sanksi, hal ini dapat menciptakan preseden yang kurang baik bagi persepakbolaan Inggris secara keseluruhan. Klub-klub lain menilai City telah diuntungkan oleh apa yang disebut sebagai “doping finansial”, yang memungkinkan mereka mengungguli pesaing dalam perburuan gelar juara.

Selama periode yang dituduhkan, Manchester City tercatat pernah mengungguli rival sekota mereka, Manchester United, sebanyak dua kali, dan sekali mengalahkan Liverpool dalam perebutan gelar. Puncaknya, City bahkan sempat mencetak rekor perolehan 100 poin pada musim 2017/2018.

Alasan inilah yang mendorong tim-tim rival untuk mendesak agar Manchester City dihukum secepat mungkin, tanpa perlu menunggu terlalu lama. Klub-klub seperti Liverpool dan lainnya menginginkan sanksi diterapkan mulai musim 2027/2028, bahkan jika City mengajukan banding.

“Regulasi baru harus diterapkan selama masa banding. Kami semua sudah menunggu terlalu lama, dan ini saatnya untuk mengakhiri semuanya,” ujar salah seorang petinggi klub top yang enggan disebutkan namanya, dalam wawancaraan dengan The Times.

“Klub-klub melihat hal ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut sampai musim depan,” tambahnya.

Sementara itu, Manchester City dijadwalkan akan mengajukan banding pada 2 Oktober mendatang. Klub ini menyatakan keberatan dan merasa tuduhan yang dilayangkan oleh Premier League tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

Tinggalkan komentar