Manajer timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengidentifikasi kesalahan individu sebagai biang kerok utama di balik kekalahan timnya dari Spanyol. Menurut Tuchel, tim Tiga Singa justru membahayakan diri sendiri saat menguasai bola, terutama ketika mencoba membangun serangan dari lini belakang.
Kekalahan tersebut terjadi dalam pertandingan UEFA Nations League di Stadion Wembley, di mana Inggris harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 2-3. Sempat unggul 2-1, Inggris kemudian kecolongan dua gol tambahan.
Gol pembuka Spanyol dicetak oleh Lamine Yamal berkat blunder dari Marc Guehi. Kesalahan serupa terjadi pada gol kedua Spanyol yang dicetak oleh Alex Baena, kali ini berasal dari Nico O’Reilly di area pertahanan sendiri.
Catatan ini menambah daftar panjang kebobolan Inggris, yang telah kemasukan sembilan gol dalam tiga pertandingan internasional terakhir melawan Argentina, Prancis, dan Spanyol. Padahal sebelumnya, gawang Inggris sempat steril selama kualifikasi Piala Dunia 2026.
Meskipun menunjukkan kerentanan saat menghadapi tim-tim kuat, Tuchel menekankan bahwa masalah utama Inggris bukanlah pertahanan secara keseluruhan. Ia melihat akar masalahnya terletak pada kesalahan-kesalahan personal pemain.
“Kami jelas dirugikan kesalahan-kesalahan individu ketika kami memegang bola, khususnya saat membangun serangan dari belakang, jadi itu jelas sesuatu yang tidak boleh kami ulang. Tidak di level ini,” ujar Tuchel seperti dilansir Sky Sports.
Ia menambahkan, “Cukup aneh, ketika kami memegang bola, kami adalah ancaman terbesar untuk diri kami sendiri di sekitar kotak penalti karena kami terlalu banyak kesalahan individu.”
Kendati demikian, Tuchel menyatakan keyakinannya terhadap lini pertahanan tim. “Khusus dalam hal bertahan, saya tidak punya kekhawatiran dan saya percaya kami bisa melakukannya,” pungkasnya.