TNI AL Perkuat Armada Amfibi dengan 105 Ranpur AAV-M35

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan bahwa TNI AL akan menerima total 105 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV-M35 dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Pengadaan ini dilakukan secara bertahap untuk memperkuat Korps Marinir.

Menurut Ali, Kementerian Pertahanan RI membeli ranpur amfibi dalam jumlah besar guna meningkatkan kemampuan Marinir dalam operasi pertahanan laut dan pantai. Amerika Serikat, sebagai produsen, baru saja memenuhi gelombang pertama pengadaan sebanyak 35 unit.

Dari 35 unit tersebut, 12 unit di antaranya telah diterima oleh Korps Marinir TNI AL. Sisa unit dari gelombang pertama dijadwalkan akan tiba pada akhir November 2026. Selanjutnya, gelombang kedua yang terdiri dari 35 unit akan didatangkan pada tahun 2027, disusul gelombang ketiga sebanyak 35 unit pada tahun 2028.

Ke-105 ranpur amfibi ini akan ditempatkan di tiga markas Marinir yang strategis, yaitu Pasmar I di Jakarta, Pasmar II di Surabaya, dan Pasmar III di Sorong, Papua. Mengenai rincian anggaran yang dikucurkan untuk pembelian 105 unit kendaraan tempur ini, Laksamana Ali mengarahkan pertanyaan tersebut kepada Kementerian Pertahanan.

Dalam kesempatan yang sama, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali juga mengungkapkan bahwa Indonesia mendapatkan harga khusus dalam pembelian AAV-M35 dari Amerika Serikat. Hal ini berkat hubungan baik antara Korps Marinir kedua negara. “Jadi, ini merupakan penjualan militer asing (Foreign Military Sales/FMS) dari Amerika. Kita diberi harga khusus karena kita dekat dengan Marinir Amerika Serikat. Hubungan dengan Marinir Indonesia sangat baik,” jelas Ali.

Meskipun demikian, Ali tidak merinci nilai pasti pembelian kendaraan tempur tersebut dan kembali menegaskan agar pertanyaan terkait anggaran ditujukan kepada Kementerian Pertahanan. Hubungan erat antara Korps Marinir TNI AL dengan United States Marine Corps (USMC) terjalin melalui berbagai latihan bersama, salah satunya adalah latihan Rim of the Pacific Exercise (RIMPAC) yang berlangsung pada 24 Juni hingga 31 Juli 2026.

Tinggalkan komentar