TikTok Shop: Mesin Pertumbuhan Bisnis Fesyen Lokal dengan Peningkatan Transaksi 70%

TikTok Shop by Tokopedia menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis fesyen lokal, terbukti dengan lonjakan nilai transaksi sebesar 70% pada paruh pertama tahun 2026 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Untuk terus memacu perkembangan ini, TikTok Shop menggelar acara Fashion Playground, sebuah platform yang menyatukan merek, kreator, dan konsumen dalam satu pengalaman komprehensif.

Sektor fesyen lokal semakin memegang peranan vital dalam perekonomian nasional. Data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menunjukkan Produk Domestik Bruto (PDB) dari sektor fesyen dan kriya mencapai Rp120,13 triliun pada kuartal I-2026, menandai kenaikan 7,89% dibandingkan kuartal I-2025. Industri ini juga menjadi penyerap tenaga kerja signifikan, mempekerjakan 3,69 juta orang dari 1,75 juta Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Stephanie Susilo, President Director of Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, menyatakan bahwa model perdagangan daring berbasis penemuan konten digital atau discovery commerce memiliki potensi besar untuk mengakselerasi pertumbuhan industri fesyen lokal. Melalui konten video pendek dan siaran langsung (LIVE) di TikTok, produk-produk penjual di Tokopedia dan TikTok Shop, termasuk dari kategori fesyen, kini lebih mudah dijangkau oleh khalayak yang lebih luas.

“Seiring berkembangnya model perdagangan ini, kami menghadirkan TikTok Shop by Tokopedia Fashion Playground sebagai upaya membantu brand fesyen lokal memanfaatkan kekuatan konten untuk menjangkau lebih banyak konsumen dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Stephanie dalam keterangan resminya yang dikutip di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Peran para kreator konten juga terbukti semakin krusial dalam memperkuat pertumbuhan bisnis fesyen di Indonesia. Pada semester I-2026, jumlah kreator fesyen meningkat 74%, sementara nilai transaksi di TikTok Shop yang dihasilkan oleh kreator fesyen melonjak 95% jika dibandingkan dengan semester I-2025. Kategori pakaian pria, pakaian wanita, dan aksesori menjadi yang terdepan dalam mencatatkan pertumbuhan nilai transaksi tertinggi di TikTok Shop pada tahun 2026.

Wilayah seperti Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Sulawesi Barat, dan Gorontalo menjadi beberapa daerah dengan pertumbuhan nilai transaksi produk fesyen tertinggi sepanjang 2026 melalui ekosistem discovery commerce TikTok Shop. Data ini menggarisbawahi sifat inklusif dari discovery commerce yang semakin membuka akses dan peluang bagi para pelaku fesyen lokal di berbagai daerah untuk berkembang secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, tren fesyen terkini di TikTok, mulai dari gaya gorpcore yang memadukan perlengkapan outdoor dengan streetwear, hingga tren fesyen wanita seperti konten GRWM (Get Ready With Me), OOTD (Outfit Of The Day), dan 3 Ways to Style, menunjukkan bagaimana konten menjadi gerbang utama untuk menemukan inspirasi sekaligus produk. Pola ini mencerminkan kekuatan discovery commerce dalam menghubungkan inspirasi dengan proses pembelian, sehingga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal seperti ANTARESTAR dan KUKAI untuk tumbuh dengan mengikuti tren serta kebutuhan konsumen.

Kolaborasi Sukses Brand Lokal dengan TikTok Shop

ANTARESTAR, sebuah brand yang berfokus pada fesyen outdoor untuk anak muda, mencatat omzet bulanan miliaran rupiah pada tahun 2026 berkat kolaborasi erat dengan TikTok Shop. Konsistensi siaran LIVE selama 24 jam dan kemitraan dengan affiliate creator yang aktif mempromosikan tren fesyen terbaru, seperti jaket gunung, menjadi kunci keberhasilan mereka. ANTARESTAR juga proaktif memanfaatkan kampanye tanggal gajian dan tanggal kembar, yang terbukti mampu meningkatkan nilai transaksi hingga 300% dibandingkan hari biasa.

“Seiring pertumbuhan ANTARESTAR di TikTok Shop, kami memberdayakan lebih dari 100 karyawan dan bermitra dengan 60 konveksi di berbagai daerah. Bagi kami, pertumbuhan bisnis juga berarti membuka lebih banyak peluang bagi ekosistem fesyen lokal untuk berkembang bersama,” ungkap Faiz Daffa, Founder ANTARESTAR, yang memulai kiprahnya sejak 2019.

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh KUKAI, brand fesyen wanita lokal yang berkembang pesat dengan memanfaatkan ekosistem discovery commerce di TikTok Shop. Didirikan dan dirancang langsung oleh Sharon sejak ia masih menjadi mahasiswi pada tahun 2022, KUKAI kini telah berkembang dari seorang diri menjadi tim dengan 57 karyawan.

“Video pendek dan sesi LIVE sangat membantu bisnis kami, khususnya untuk membangun antusiasme konsumen terutama saat meluncurkan koleksi terbaru. Tahun ini, hampir 50% nilai transaksi KUKAI di TikTok Shop berasal dari sesi LIVE, dan beberapa koleksi terbaru bahkan ludes dalam 30 menit pertama penayangan LIVE. Saat Ramadan 2026, omzet kami di TikTok Shop bahkan melonjak 3 kali lipat dibandingkan periode biasa,” ujar Sharon.

Fashion Playground: Mempertemukan Ekosistem Fesyen

ANTARESTAR dan KUKAI adalah dua dari 21 brand lokal yang berpartisipasi dalam Fashion Playground yang diselenggarakan pada 18-20 September 2026 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta. Inisiatif TikTok Shop ini dirancang untuk membantu brand fesyen lokal memperkuat kehadiran mereka melalui konten digital sekaligus memberikan kesempatan berinteraksi langsung dengan konsumen. Sejak diperkenalkan pada 2025, Fashion Playground telah menjadi platform yang mempertemukan brand, kreator, dan konsumen dalam satu ekosistem.

Selama tiga hari acara, setiap brand mendapatkan kesempatan untuk memamerkan koleksi terbaru mereka melalui peragaan busana yang disiarkan secara LIVE di TikTok dengan dukungan produksi profesional. Melalui sesi Creator Matchmaking, brand dipertemukan dengan kreator yang paling relevan untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan potensi penjualan.

Selain itu, area bazar memberikan kesempatan berharga bagi konsumen untuk melihat, merasakan, dan mencoba produk secara langsung sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian melalui TikTok Shop dengan berbagai penawaran menarik yang tersedia.

Tinggalkan komentar