Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan pemberlakuan suspensi terhadap saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) mulai Senin, 28 September 2026, hingga pengumuman lebih lanjut. Keputusan ini berdampak langsung pada portofolio Andry Hakim melalui Hakimson Growth Capital, yang baru saja memasukkan saham TRUK.
Pergerakan saham TRUK yang dimiliki Andry Hakim kini tertahan akibat penghentian sementara perdagangan ini. Suspensi diberlakukan menyusul adanya lonjakan harga kumulatif yang signifikan pada saham TRUK. Bursa Efek Indonesia menyatakan bahwa langkah ini diambil demi melindungi investor.
“Dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) di pasar reguler dan pasar tunai,” ungkap pengumuman BEI pada Senin ini.
Sebelumnya, saham TRUK menunjukkan performa yang solid dengan terus menguat sejak 16 hingga 25 September 2026. Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, saham ini tercatat melonjak 538%.
Di sisi lain, PT Pukul Rata Kanan, perusahaan yang terafiliasi dengan investor kripto Gabriel Rey, mengumumkan penawaran tender sukarela atas saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK). Perusahaan tersebut menawarkan untuk membeli sebanyak-banyaknya 65.250.000 lembar saham TRUK, atau setara 15% dari total saham, dengan harga Rp 740 per saham. Total nilai penawaran tender ini mencapai Rp 48.285.000.000.
Harga penawaran yang diajukan Pukul Rata Kanan ini jauh di bawah harga saham TRUK yang diperdagangkan di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) per jeda perdagangan Jumat, 25 September 2026, yang telah mencapai Rp 2.580 per saham.
Gabriel Reyner Elskayah De Leroy, yang dikenal sebagai Gabriel Rey, menguasai 99,9% saham PT Pukul Rata Kanan dan juga menjabat sebagai direktur utama di perusahaan tersebut. Penawaran tender sukarela ini bertujuan agar Pukul Rata Kanan dapat menjadi pengendali TRUK. Jika penawaran ini berhasil diperoleh seluruhnya, Pukul Rata Kanan berencana memiliki 130.500.000 saham TRUK, yang setara dengan 30% kepemilikan.
Pukul Rata Kanan berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha TRUK di masa mendatang. Periode perkiraan penawaran tender sukarela ini dijadwalkan berlangsung mulai 6 November hingga 7 Desember 2026.
Sebelumnya, baik PT Pukul Rata Kanan maupun Hakimson Growth Capital telah melakukan pembelian saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK). Pukul Rata Kanan merupakan perusahaan milik Gabriel Rey, sementara Hakimson adalah entitas yang dikelola Andry Hakim.
Berdasarkan keterbukaan informasi pada Selasa, 22 September 2026, Pukul Rata Kanan membeli 65.250.000 saham TRUK (15%) pada harga Rp 428 per saham pada 18 September 2026, dengan total nilai transaksi Rp 27,92 miliar. Sementara itu, Hakimson mengakuisisi 21.750.000 saham TRUK (5%) pada harga yang sama, Rp 428 per saham, pada tanggal yang sama, dengan nilai total Rp 9,3 miliar.
Dalam transaksi yang sama pada 18 September 2026, Catur Dharma Anugerah Surya tercatat melepas sebanyak 87 juta saham TRUK (20%) pada harga Rp 428 per saham, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 37,23 miliar.