BEI Buka Suspensi Saham SEMA dan SMLE Setelah Kenaikan Harga Signifikan

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pembukaan kembali penghentian sementara atau suspensi terhadap dua saham emiten, efektif mulai sesi I perdagangan Senin, 28 September 2026.

Dua saham yang suspensinya dicabut adalah PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) dan PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE). Dengan dibukanya kembali suspensi ini, investor dapat kembali melakukan transaksi saham kedua perusahaan tersebut di pasar reguler dan pasar tunai.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan bahwa suspensi sebelumnya diberlakukan menyusul adanya peningkatan harga saham kumulatif yang sangat signifikan dalam periode waktu tertentu. Hal ini dilakukan sebagai langkah cooling down untuk melindungi investor.

Saham SEMA disuspensi oleh BEI pada 21 September 2026. Sebelum suspensi, saham perusahaan ini tercatat melesat 133,6% dalam sebulan terakhir dan melonjak 111,2% secara year-to-date (ytd). Sementara itu, saham SMLE disuspensi pada 25 September 2026, setelah sebelumnya mengalami kenaikan 70,9% dalam sebulan terakhir dan 73% secara ytd.

Yulianto menambahkan bahwa tujuan dari kebijakan suspensi ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada investor agar dapat mempertimbangkan secara matang setiap keputusan investasi mereka berdasarkan informasi yang tersedia. Ia juga mengimbau kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.

Tinggalkan komentar