Saham Global Mediacom Anjlok, PBV Turun ke 0,09

JAKARTA – Saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR), emiten yang terafiliasi dengan Hary Tanoesoedibjo, mengalami penurunan tajam dalam sepekan terakhir. Anjloknya saham ini turut dipicu oleh penurunan sejumlah saham emiten MNC Group lainnya.

Dalam periode sepekan, saham BMTR merosot hingga 22,52%. Pada penutupan perdagangan Jumat (25/9/2026), saham BMTR berada di level Rp 86, bahkan sempat menyentuh Rp 85, level terendah dalam lima tahun terakhir.

Akibat penurunan harga ini, rasio Price to Book Value (PBV) Global Mediacom kini berada di angka 0,09 kali, berdasarkan data RTI. Rasio PBV mengukur perbandingan antara harga saham di pasar dengan nilai buku per saham. Sementara itu, rasio Price Earning Ratio (PER) BMTR tercatat 3,98 kali (annualized), yang membandingkan harga saham dengan laba per saham emiten yang disetahunkan.

Kapitalisasi pasar Global Mediacom juga menyusut menjadi Rp 1,43 triliun. Meskipun demikian, perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp 4,4 triliun pada semester I-2026, dengan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 179,34 miliar.

Salah satu pemegang saham BMTR adalah investor senior Lo Kheng Hong. Per 31 Agustus 2026, Lo Kheng Hong tercatat memiliki 1.067.633.500 saham atau setara 6,53% kepemilikan di Global Mediacom.

Tinggalkan komentar