Real Madrid Didesak Ganti Pelatih, Vinicius Junior Disarankan Dicadangkan

Real Madrid di bawah asuhan Jose Mourinho belum menunjukkan performa yang meyakinkan. Menanggapi hal ini, Madrid didesak untuk segera mencopot Mourinho dari posisi pelatih kepala dan mempertimbangkan untuk mencadangkan Vinicius Junior.

Mourinho ditugaskan untuk mengembalikan daya saing Real Madrid setelah dua musim tanpa gelar LaLiga. Namun, performa Los Blancos di awal musim ini justru mengecewakan. Mereka telah menelan dua kekalahan dalam tujuh pertandingan pertamanya, membuat klub tertahan di posisi keempat klasemen sementara dengan selisih enam poin dari pemuncak klasemen, Barcelona.

Kekhawatiran semakin bertambah mengingat lini serang Madrid dinilai kurang eksplosif dan pertahanannya kurang solid. Meskipun memiliki trisula maut yang terdiri dari Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham, Madrid baru berhasil mencetak 18 gol, di mana hampir setengahnya disumbangkan oleh Mbappe dengan 7 gol.

Menanggapi situasi ini, mantan pemain Real Madrid, Hipolito ‘Poli’ Rincon, secara terbuka menyatakan bahwa sistem permainan Jose Mourinho dinilai tidak cocok untuk El Real. “Saya ingin Mourinho pergi karena saya rasa dia enggak bagus buat Real Madrid, tidak bagus terkait gaya main tim, tidak bagus untuk klub, dan juga tidak bagus untuk fans,” ungkapnya kepada saluran YouTube Ruben Martin.

Rincon menambahkan, ia merasa terus-menerus tegang dan sedih melihat performa tim. “Saya terus-terusan merasa tegang dengan Mourinho. Apa yang sudah saya lihat dari tim Real Madrid ini membuat saya sedih, rasanya sakit… Saya mencintai Real Madrid,” tuturnya.

Performa Vinicius Junior yang dianggap mengecewakan juga menjadi sorotan lain di era kepelatihan Mourinho. Setelah mengakhiri saga masa depannya dengan menandatangani kontrak baru pada Agustus lalu, pemain sayap asal Brasil ini belum menunjukkan performa optimal. Ia baru mencetak satu gol dan tiga assist dalam tujuh pertandingan yang telah dijalani, yang membuat sebagian Madridista merasa geram.

Rincon mengkritik anggapan bahwa pemain harus bermain lebih banyak berdasarkan gaji mereka. “Pemain harus lebih banyak bermain atau lebih sedikit bermain tergantung pada gaji? Ketika orang-orang mengatakannya, saya pusing. Anda mendapatkan tempat Anda di atas lapangan bukan karena gaji Anda. Hanya karena Vinicius digaji 25 juta euro, apakah artinya dia harus bermain? Tidak, saya sih akan mencadangkan dia,” tegas Rincon.

Ia menyarankan agar Vinicius fokus pada peningkatan performa di lapangan. “Anda tahu apa yang harus Anda lakukan? Lebih banyak berlari, berjuang lebih keras, berkontribusi lebih banyak, menggiring bola lebih banyak, menciptakan assist lebih banyak, mencetak gol lebih banyak. Semudah itu,” pungkas pemenang satu gelar LaLiga dan Copa del Rey ini.

Tinggalkan komentar