Pasca Kebakaran, Pasar Serdang Direvitalisasi Total untuk Tampilan Lebih Modern

JAKARTA – Perumda Pasar Jaya akan melakukan revitalisasi total terhadap Pasar Serdang di Kemayoran, Jakarta Pusat, menyusul insiden kebakaran yang terjadi pada Minggu (27/9) malam. Kebakaran yang melanda dua kios pasar tersebut semakin memperkuat urgensi rencana pembaruan pasar yang telah beroperasi sejak tahun 1976.

Manager Komunikasi Korporasi dan Protokoler Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, menyatakan bahwa revitalisasi ini bertujuan untuk menghadirkan infrastruktur pasar yang lebih aman, modern, dan layak bagi seluruh pihak. Pasar Serdang, yang awalnya merupakan pasar Inpres untuk relokasi pedagang kaki lima, kini berdiri di atas lahan seluas 5.482 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 4.195 meter persegi, serta area parkir seluas 250 meter persegi.

Pasar yang beroperasi dengan daya listrik PLN sebesar 35.000 VA ini memiliki 671 tempat usaha aktif, terdiri dari 170 kios, 46 counter, 48 los, dan 407 tenda. Namun, masa hak pemakaian bangunan pasar ini telah berakhir sejak tahun 2015, menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk pembaruan infrastruktur agar sesuai dengan aktivitas perdagangan saat ini.

Perumda Pasar Jaya berkomitmen untuk terus berkomunikasi secara transparan dengan para pedagang selama proses perencanaan revitalisasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan hak-hak pedagang aktif tetap terlindungi dan diperhatikan. Melalui revitalisasi ini, Pasar Jaya menargetkan Pasar Serdang dapat menjadi pusat perekonomian rakyat yang lebih representatif.

Pembaruan pasar ini diharapkan tidak hanya mendukung kelangsungan aktivitas perdagangan, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan para pedagang kecil di kawasan Jakarta Pusat dengan infrastruktur yang lebih aman dan modern.

Tinggalkan komentar