JAKARTA – Penyerang veteran Lille, Olivier Giroud, mengisyaratkan bahwa musim 2026/2027 kemungkinan besar akan menjadi musim terakhirnya di dunia sepak bola profesional. Pernyataan ini disampaikan menjelang usianya yang ke-40 tahun, menandai babak akhir dari perjalanan panjangnya di kancah sepak bola Eropa sejak memulai karier profesional pada tahun 2005.
“Saya pikir ini kemungkinan besar musim terakhir saya. Itu sebabnya saya menikmati setiap momen,” ujar Giroud kepada L’Equipe. Ia menambahkan bahwa dirinya telah berdamai dengan pencapaian yang telah diraih sepanjang kariernya dan bertekad untuk menikmati setiap pertandingan yang tersisa sebelum benar-benar gantung sepatu.
Giroud, yang pernah membela klub-klub ternama seperti Arsenal, Chelsea, AC Milan, dan Los Angeles FC sebelum bergabung dengan Lille, telah menjalani lebih dari dua dekade di level tertinggi sepak bola.
Perjalanan Karier Penuh Prestasi
Perjalanan Giroud di sepak bola Eropa diwarnai dengan berbagai pencapaian gemilang. Ia berhasil meraih gelar Ligue 1 bersama Montpellier pada tahun 2012 sebelum hijrah ke Arsenal pada musim berikutnya. Bersama Chelsea, ia turut mengangkat trofi Liga Europa dan Liga Champions, sementara bersama AC Milan ia meraih gelar Scudetto.
Secara keseluruhan, Giroud telah mencatatkan 303 gol dari 806 penampilan di level klub, sebuah rekor yang masih berpeluang bertambah sebelum akhir musim terakhirnya. Di kancah internasional, ia mengoleksi 137 penampilan dan mencetak 57 gol untuk tim nasional Prancis, termasuk menjadi bagian penting dari skuad yang menjuarai Piala Dunia 2018. Meskipun rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Les Bleus yang pernah dipegangnya kini telah dilampaui oleh Kylian Mbappé, kontribusinya tetap tak ternilai.
Saat ini, Giroud masih terikat kontrak dengan Lille hingga akhir musim 2026/2027 setelah memperpanjang masa baktinya selama satu tahun. Musim ini, ia telah tampil dalam enam pertandingan di berbagai kompetisi dan berhasil mencetak satu gol, menunjukkan bahwa ia masih menjadi elemen krusial bagi Lille dalam persaingan di Ligue 1 dan Liga Champions.