Emas terus diminati sebagai instrumen investasi oleh berbagai kalangan usia, termasuk mahasiswa yang mulai meningkatkan literasi finansial mereka. Di antara instrumen investasi populer seperti saham dan asuransi, emas menempati posisi ketiga, bahkan menjadi pilihan kedua bagi Generasi Z (Gen Z).
Sebuah laporan dari Bank HSBC, bertajuk HSBC Global Affluent Investor Snapshot 2026, mengungkap bahwa lebih dari sepertiga investor saat ini memiliki emas. Mayoritas didominasi oleh Gen Z (41%) dan Milenial (40%). HSBC mencatat, 55% Gen Z memandang emas digital sebagai jalur pertumbuhan jangka pendek dan panjang. Kondisi pasar saat ini semakin memperkuat pandangan ini, terbukti dari lonjakan harga emas yang mencapai empat kali lipat dalam dekade terakhir.
Harga emas diproyeksikan melampaui angka USD 4.000 per troy ounce pada tahun 2025 dan mencetak rekor tertinggi di atas US$ 5.500 pada Januari 2026. Meskipun prospeknya menjanjikan, banyak investor pemula, terutama mahasiswa yang belum memiliki penghasilan tetap, masih ragu untuk memulai investasi emas. Mencicil emas dapat menjadi solusi bagi mereka.
Mengutip laman resmi Pegadaian, Senin (28/09/2026), mahasiswa perlu melakukan perencanaan awal yang matang sebelum mencicil emas. Tujuannya agar kebutuhan primer perkuliahan tidak terganggu oleh kewajiban pembayaran cicilan.
Prioritaskan Denominasi dan Sesuaikan Kemampuan Cicilan
Sebelum mencicil emas, investor disarankan untuk memahami prioritas investasinya. Apakah tujuan utamanya untuk tabungan jangka panjang atau untuk memenuhi kebutuhan mendesak di masa depan? Setelah menetapkan prioritas, pilihlah denominasi emas yang sesuai dengan target dan dana yang tersedia, misalnya 1 gram atau 2 gram.
Penting untuk memastikan memiliki sumber dana yang cukup dan konsisten untuk membayar cicilan, sembari tetap memenuhi kebutuhan kuliah. Dana yang digunakan untuk cicilan tidak boleh berasal dari dana darurat agar tidak mengganggu alokasi keuangan perkuliahan.
Pahami Biaya dan Jangka Waktu Cicilan
Sebelum memutuskan untuk mencicil emas, pelajari seluruh komponen biaya yang berlaku. Setiap platform yang menawarkan fasilitas cicilan emas memiliki tarif layanan, ketentuan transaksi awal, dan jangka waktu yang berbeda. Umumnya, jangka waktu cicilan berkisar antara 12, 18, 24, hingga 36 bulan, dengan biaya administrasi mulai dari Rp 50.000.
Pilihlah jangka waktu yang realistis, disesuaikan dengan prioritas, target, dan rencana dana yang telah dibuat sebelumnya. Hal ini agar cicilan emas tetap terkelola dengan baik tanpa memberatkan.
Bayar Angsuran Sesuai Jadwal
Disiplin dalam membayar angsuran sesuai jadwal yang ditentukan sangatlah penting. Membayar tepat waktu dapat menghindari investor dari konsekuensi yang tidak diinginkan, seperti denda atau penalti yang diberlakukan oleh penyedia layanan cicilan emas.
Dengan menentukan prioritas investasi, memastikan kemampuan pembayaran yang konsisten, dan memilih jangka waktu yang sesuai target, mahasiswa tidak perlu menunggu hingga lulus kuliah untuk mulai membangun aset. Investasi emas dapat dimulai sejak dini selagi menjalani masa perkuliahan.