Laba Bersih Personel Alih Daya Melonjak 1.240% di Semester I-2026

JAKARTA – PT Personel Alih Daya Tbk (PADA), perusahaan yang bergerak di bidang jasa tenaga alih daya atau outsourcing, mengumumkan kinerja keuangan kuartal kedua tahun 2026. Perseroan mencatatkan peningkatan pendapatan usaha menjadi Rp 916 miliar dari sebelumnya Rp 504,4 miliar.

Laba bersih Personel Alih Daya tercatat melonjak 1.240% menjadi Rp 1,81 miliar pada semester I-2026, dibandingkan dengan Rp 135 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, data dari aplikasi Stockbit Sekuritas menunjukkan bahwa PADA membukukan rugi bersih sebesar Rp 970 juta pada kuartal II-2026 saja, berbalik dari laba sekitar Rp 3 miliar pada kuartal I-2026.

Manajemen PADA menjelaskan bahwa pertumbuhan pendapatan sebesar 81,6% secara tahunan (yoy) pada semester I-2026 dibandingkan Rp 504,4 miliar pada semester I-2025 didorong oleh peningkatan skala bisnis. Pertumbuhan ini didukung oleh kinerja bisnis Courier Services, proyek FTTH dan PMO, bisnis Technical Services, serta bisnis jasa Call Center.

“Lini Courier Services memberikan kontribusi pendapatan terbesar, sementara bisnis Technical Services terus dikembangkan melalui proyek Fiber to the Home (FTTH) dan Fixed Wireless Access (FWA) yang terdiri dari layanan sales, tenaga teknisi instalasi Starlite dan aktivasi IRA (Internet Rakyat), penyediaan tenaga agent Call Center, serta tenaga teknisi untuk pembangunan infrastruktur dan maintenance jaringan FTTH, FWA serta telekomunikasi,” jelas manajemen PADA dalam keterangan resmi yang dikutip pada Rabu (30/9/2026).

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, Beban Pokok Pendapatan meningkat sebesar 81,9% yoy menjadi Rp 882,0 miliar dari Rp 484,8 miliar. Peningkatan beban pokok pendapatan ini sejalan dengan peningkatan volume bisnis, khususnya pada bisnis Courier Services dan jumlah tenaga kerja yang dikelola Perseroan.

Tinggalkan komentar