Joan Laporta: Barcelona Kembali Menjadi Ancaman Global

JAKARTA – Klub raksasa Spanyol, Barcelona, menunjukkan kebangkitan signifikan dari masa sulit finansial dan performa yang sempat terpuruk. Di bawah kepemimpinan Presiden Joan Laporta, tim berjuluk Blaugrana ini diklaim telah kembali menjadi kekuatan yang menakutkan di sepak bola Eropa.

Krisis finansial yang mendalam melanda Barcelona sejak tahun 2021, akibat akumulasi kesalahan tata kelola di era Presiden Josep Maria Bartomeu yang diperparah oleh dampak pandemi COVID-19. Meskipun krisis ini mencuat pada 2021, akarnya sudah tertanam sejak sekitar 2018 dengan lonjakan utang yang terus membengkak. Utang tersebut masih menjadi beban hingga kini, terutama dengan adanya proyek renovasi stadion.

Namun, sejak Joan Laporta menjabat sebagai presiden pada tahun 2021, Barcelona perlahan menunjukkan tanda-tanda pemulihan, baik secara finansial maupun di lapangan hijau. Setelah periode tanpa gelar mayor antara 2019 hingga 2022, yang hanya menghasilkan satu Copa del Rey, tim kini menunjukkan peningkatan kompetitif yang nyata.

Penunjukan Xavi Hernandez sebagai pelatih, yang kemudian dilanjutkan oleh Hansi Flick, menjadi salah satu kunci kebangkitan ini. Di bawah arahan pelatih baru, Barcelona dikabarkan semakin kompetitif. Tim berhasil menjuarai LaLiga sebanyak tiga kali dalam empat musim terakhir dan kini menargetkan untuk kembali meraih gelar Liga Champions, yang terakhir kali mereka menangkan pada musim 2014/2015.

Performa para pemain seperti Raphinha, di bawah identitas permainan menyerang khas Hansi Flick, menunjukkan bahwa Barcelona berada di jalur yang tepat untuk mempertahankan gelar LaLiga dan menjadi favorit di Liga Champions. “Pelatih ini sudah meyakinkan kami. Kami sudah mulai menakuti dunia lagi,” ungkap Laporta, seperti dikutip dari Mundo Deportivo. Ia menambahkan, “Tidak ada lagi kelengahan, kami harus berjuang untuk segalanya.”

Laporta juga mengakui ambisinya untuk mengakhiri puasa gelar Liga Champions. “Saya sudah memenangi begitu banyak titel bersama Barca, saya ingin memenanginya lagi. Lalu saya ingin melihat stadion baru kami selesai, yang mana itu jadi proyek sangat penting buat kami dan buat masa depan yang ada di benak kami,” imbuhnya.

Tinggalkan komentar