IHSG Bergerak Moderat, Sejumlah Saham Mencapai Batas Atas Penguatan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan yang stabil pada sesi I perdagangan Rabu (30/9/2026), setelah sempat mengalami lonjakan di awal sesi. IHSG tercatat menguat 9,18 poin atau 0,15% ke level 6.130,88, dengan rentang pergerakan antara 6.108 hingga 6.187.

Di tengah pergerakan IHSG yang moderat, sejumlah saham justru menunjukkan performa impresif dengan mencapai batas auto rejection atas (ARA) dan masuk dalam daftar saham dengan perolehan tertinggi (top gainers). Salah satu saham yang menonjol adalah BLTZ.

Data dari Bursa Efek Indonesia (IDX) mencatat bahwa sebanyak 19,57 miliar lembar saham telah diperdagangkan pada sesi I, dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,35 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.116.581 transaksi.

Secara keseluruhan, tercatat 409 saham mengalami kenaikan, sementara 236 saham diperdagangkan menurun, dan 143 saham lainnya stagnan. Menariknya, saham-saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam indeks LQ45 justru mengalami pelemahan sebesar 0,16%.

Mayoritas sektor saham menunjukkan penguatan pada penutupan sesi I. Sektor perindustrian memimpin kenaikan dengan lonjakan 1,72%, diikuti oleh sektor barang konsumsi primer sebesar 1%, sektor barang baku 0,97%, sektor infrastruktur 0,71%, dan sektor kesehatan 0,35%.

Sementara itu, beberapa sektor mengalami pelemahan, yaitu sektor teknologi yang turun 2,1%, sektor barang konsumsi non primer 1,04%, sektor properti 0,56%, dan sektor keuangan 0,08%.

Pergerakan positif juga terlihat pada mayoritas indeks saham Asia pada sesi I. Indeks Shanghai (China) naik 0,35%, Nikkei (Jepang) melonjak 2,03%, dan Hang Seng (Hong Kong) meningkat 0,04%. Namun, indeks Straits Times (Singapura) tercatat turun 0,12%.

Saham yang Mencapai Batas Atas Penguatan (ARA)

Sementara IHSG bergerak stabil, beberapa saham berhasil mencatatkan kenaikan signifikan hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA), dengan harga saham melonjak di atas 24%.

Saham-saham yang berhasil mencapai ARA antara lain PT Steady Safe Tbk (SAFE) yang melonjak 25% ke level Rp 570 dan PT Bank Of India Indonesia Tbk (BSWD) yang melesat 24,68% ke Rp 2.880.

Selain itu, PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) juga menunjukkan performa kuat dengan kenaikan 24,53% menjadi Rp 2.310, serta PT Communication Cables Systems Indoesia Tbk (CCSI) yang menguat 24,5% ke Rp 376.

Sebaliknya, terdapat tiga saham yang mengalami pelemahan paling dalam hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dan masuk dalam daftar saham dengan penurunan tertinggi (top losers).

Ketiga saham yang terkena ARB tersebut adalah PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang ambrol 14,86% menjadi Rp 6.300, PT ALSOK Indonesia Services Tbk (SOSS) yang terperosok 14,8% menjadi Rp 1.180, dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) yang anjlok 14,5% ke Rp 224.

Tinggalkan komentar