IHSG Bergerak Bervariasi, Sejumlah Saham Mencatat Kenaikan Signifikan

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Kamis (1/10/2026) menunjukkan dinamika yang menarik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka dengan kenaikan tipis 0,39 poin atau 0,01% ke level 6.071,53 pada sesi I. Namun, pergerakan IHSG selanjutnya cenderung bervariasi dalam rentang 6.062 hingga 6.085.

Di tengah fluktuasi indeks, lima saham berhasil menorehkan kenaikan tajam dan masuk dalam daftar top gainers. Bahkan, beberapa di antaranya mencapai batas auto rejection atas (ARA), menunjukkan lonjakan harga yang signifikan.

Data perdagangan mencatat sebanyak 5,37 miliar saham telah berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp 687,95 miliar. Frekuensi perdagangan baru terhitung sebanyak 112.445 kali transaksi pada menit-menit awal sesi. Sebanyak 268 saham tercatat mengalami kenaikan, 225 saham terkoreksi, dan 201 saham lainnya stagnan.

Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG hari ini akan mengalami pelemahan, bergerak pada kisaran support 6.013 dan resistance 6.122. Analisis teknikal menunjukkan candle terakhir IHSG berbentuk bearish, berada di bawah MA5, dengan indikator Stochastic golden cross pada area deep oversold. “Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami pelemahan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.

Meskipun demikian, Reliance Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk diperdagangkan, yaitu ANTM, ENRG, UNTR, dan DMAS.

Saham Top Gainers

Pada awal sesi I, lima saham unggulan berhasil mencatatkan kenaikan harga yang signifikan, mulai dari 15% hingga 30%. Saham PT Steady Safe Tbk (SAFE) menjadi sorotan utama dengan lonjakan harga mencapai 24,56% ke level Rp 710, menyentuh batas auto rejection atas (ARA).

Saham-saham lain yang turut meramaikan daftar top gainers termasuk PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) yang melesat 30,71% menjadi Rp 183, dan PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) yang menguat 20,26% ke harga Rp 920. Selain itu, PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) naik 19,83% ke Rp 725, serta PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) terkerek 15,49% ke Rp 164.

Tinggalkan komentar