PADANG – Gunung Marapi yang terletak di Sumatera Barat (Sumbar) dilaporkan mengalami erupsi pada Senin (1/10/2026) siang. Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi yang berlokasi di Kota Bukittinggi mencatat, letusan tersebut berlangsung selama kurang lebih 27 detik dan disertai dengan semburan abu vulkanik.
Menurut Petugas PGA Marapi, Ahmad Rifandi, letusan gunung terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa ini terekam dalam seismogram dengan amplitudo mencapai 19,5 milimeter. Meskipun demikian, ketinggian kolom abu vulkanik tidak dapat terpantau secara maksimal akibat kondisi cuaca pada saat kejadian.
“Telah terjadi erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat pada tanggal 01 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 19,5 mm dan durasi 27 detik,” jelas Rifandi dalam sebuah keterangan tertulis yang diterima, Senin (1/10/2026). Ia menambahkan, “Tinggi kolom abu tidak teramati.”
Saat ini, Gunung Marapi berada pada status Level II atau Waspada. PGA Marapi mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar Gunung Marapi, untuk tidak mendekati dan menjaga jarak aman sejauh 3 kilometer dari area kawah.
“Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker guna menghindari gangguan saluran pernafasan,” pungkas Rifandi.