Gordon Merasa Kualitasnya Tak Sepenuhnya Dihargai di Inggris, Ungkap Perbedaan dengan Barcelona

Klub raksasa Spanyol, Barcelona, tampaknya telah memberikan perspektif baru bagi pemain sayapnya, Anthony Gordon. Setelah empat musim yang produktif bersama Newcastle United di Inggris, Gordon kini merasa bahwa kualitas dan kecerdasan permainannya kurang mendapatkan apresiasi yang layak di tanah kelahirannya.

Gordon, yang telah mencatatkan lebih dari 150 penampilan untuk Newcastle dengan kontribusi 39 gol dan 28 assist, serta membantu tim meraih posisi lima besar dua kali dan gelar Carabao Cup, memutuskan untuk pindah ke Barcelona. Di klub barunya, pemain berusia 25 tahun itu telah tampil tujuh kali di berbagai kompetisi, lima di antaranya sebagai starter di La Liga, dengan torehan lima assist yang impresif.

Perbedaan apresiasi ini diungkapkan langsung oleh Gordon. Ia menyatakan bahwa kepindahannya ke Barcelona telah mengubah cara pandang orang terhadapnya. Menurutnya, di Inggris, ia lebih sering dinilai berdasarkan kecepatan dan kemampuan menekan, sementara aspek kualitas teknis dan kecerdasan permainannya luput dari perhatian.

“Kurasa aku menjadi seorang pemain yang berbeda di mata banyak orang karena di Inggris, aku selalu merasa aku dihargai karena kecepatan dan kemampuan menekan, tapi mereka tidak benar-benar menghargai kualitas dan kecerdasan yang menyertai permainanku,” ujar Gordon kepada ITV.

Ia menambahkan bahwa hanya rekan-rekan setimnya yang tampaknya menyadari potensi penuhnya. “Hanya para pemain yang bermain denganku yang tampaknya menyadarinya,” lanjut Gordon, yang juga merupakan pemain internasional Inggris.

Gordon menegaskan kembali pandangannya mengenai perbedaan apresiasi tersebut. “Kurasa aku tidak sepenuhnya dihargai di Inggris. Orang-orang hanya melihatku sebagai seseorang yang sangat kencang dan sangat agresif, sedangkan di Spanyol mereka benar-benar menghargai kecerdasan dan kualitasku,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar