JAKARTA – Kanal digital semakin memegang peranan krusial dalam penyelenggaraan turnamen olahraga, termasuk FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar di Indonesia. Platform digital ini memungkinkan perluasan keterlibatan penggemar sepak bola di luar area stadion.
Melalui media sosial, kolaborasi dengan kreator konten, serta interaksi secara real-time, penggemar di berbagai negara Asia Tenggara dapat mengikuti jalannya pertandingan sekaligus terlibat dalam percakapan seputar turnamen. Pendekatan ini membuka peluang industri olahraga untuk menjangkau audiens lebih luas melalui kombinasi konten digital, komunitas, dan aktivitas langsung.
Coca-Cola, sebagai salah satu sponsor turnamen, mengadopsi strategi ini dengan menggandeng kreator konten dan memanfaatkan platform media sosial. Penggemar didorong untuk membagikan pengalaman mereka mulai dari persiapan sebelum pertandingan, reaksi saat laga berlangsung, hingga perayaan kemenangan.
Senior Director Marketing Coca-Cola Indonesia, Grant Davidson, menyatakan bahwa sepak bola memiliki kekuatan unik untuk menyatukan masyarakat dari beragam latar belakang budaya, komunitas, dan negara. “Sepak bola memiliki kemampuan unik untuk menghubungkan masyarakat dari berbagai budaya, komunitas, dan negara. Penyelenggaraan perdana FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar sebuah turnamen, tetapi juga menjadi perayaan sepak bola dan semangat yang dihadirkannya di seluruh kawasan,” ujarnya.
Grant menambahkan bahwa FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan kesempatan bagi penggemar di seluruh Asia Tenggara untuk menikmati turnamen melalui berbagai kanal, tidak terbatas hanya di stadion. Pemanfaatan media sosial memungkinkan keterlibatan penggemar dari lokasi mereka masing-masing, memberikan ruang untuk mengikuti perkembangan kompetisi, berbagi respons, dan berinteraksi dengan konten terkait turnamen.
Kolaborasi dengan kreator konten menjadi salah satu strategi untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi konten olahraga melalui platform digital. Interaksi real-time juga memfasilitasi percakapan simultan mengenai pertandingan di berbagai negara Asia Tenggara.
Perubahan pola konsumsi olahraga ini terlihat dari pengalaman pertandingan yang tidak berhenti setelah peluit akhir dibunyikan, melainkan berlanjut melalui media sosial, video pendek, konten komunitas, dan berbagai bentuk interaksi digital lainnya.
Kanal Digital dalam Bisnis Olahraga
Bagi industri olahraga, ekspansi kanal digital tidak hanya meningkatkan jangkauan audiens, tetapi juga menciptakan ruang bagi sponsor, kreator, komunitas, dan penyelenggara untuk membangun interaksi yang lebih mendalam dengan penggemar. Turnamen olahraga kini berkembang menjadi ekosistem komprehensif yang mencakup kompetisi, konten digital, hiburan, komunitas, dan aktivitas komersial.
Model ini juga mengubah keterlibatan sponsor, yang tidak lagi hanya bergantung pada eksposur merek di arena pertandingan, tetapi meluas ke produksi konten, pembinaan komunitas, dan penciptaan pengalaman penggemar di berbagai platform digital.
Selain Coca-Cola, Powerade juga turut berpartisipasi dalam berbagai aktivitas terkait turnamen yang berfokus pada olahraga dan peningkatan performa.
Di samping kanal digital, aktivitas fisik tetap menjadi komponen penting dalam penyelenggaraan turnamen. Di beberapa lokasi pertandingan di Indonesia, disiapkan fan zone yang menawarkan aktivitas interaktif dan hiburan. Kegiatan nonton bersama juga diselenggarakan di beberapa kota untuk menjangkau penggemar yang tidak dapat hadir langsung di stadion.
Kombinasi antara aktivitas digital dan fisik ini memungkinkan turnamen menjangkau spektrum penggemar yang lebih luas dengan pola konsumsi media yang beragam. Selain itu, instalasi dan materi visual bertema turnamen juga dihadirkan di sejumlah kota penyelenggara sebagai bagian dari upaya pendukung kompetisi.