Fenomena ‘Salju’ Kapas Pohon Randu Hiasi Lapangan Sempur Bogor

BOGOR TENGAH – Pemandangan tak biasa muncul di Lapangan Sempur, Kota Bogor, ketika gumpalan putih beterbangan di udara dan menghiasi lapangan. Fenomena yang disamakan warga dengan turunnya salju ini telah terjadi selama tiga hari terakhir dan menarik perhatian banyak orang.

Benda putih yang terlihat seperti salju tersebut sebenarnya adalah serat kapas dari buah pohon randu yang banyak tumbuh di sekitar Lapangan Sempur. Menurut salah seorang pedagang bernama Andi Firmansyah, fenomena ini terjadi ketika angin bertiup kencang di kawasan tersebut.

“Sudah tiga hari ini sih kejadiannya, entar juga ada lagi kalau anginnya kencang. Ya nggak tentu kapannya, kalau anginnya agak kencang, sekarang kan nggak nih. Kalau agak kencang anginnya, nanti pada jatuh itu, terbang-terbangan. Memang jadi bagus sih kelihatannya,” ujar Andi saat ditemui di Lapangan Sempur, Senin (28/9/2026).

Andi menjelaskan bahwa kapas yang beterbangan itu berasal dari pohon kapuk atau randu yang berjejer di ujung taman. Ia menambahkan bahwa fenomena ‘salju’ ini merupakan hal yang lumrah terjadi di Lapangan Sempur, bahkan bisa terjadi dua kali dalam setahun.

“Jadi itu mah kapas dari pohon kapuk, ya nama lainnya Pohon Randu lah, yang itu tuh pohonnya, itu ada lagi di sana. Jadi emang biasa disini mah,” tuturnya sambil menunjuk tiga pohon besar yang dipenuhi buah randu.

Turunnya kapas ini disambut antusias oleh warga yang sedang berkunjung ke Lapangan Sempur. Anak-anak tampak berlarian dengan riang, bermain di tengah serabut kapas yang berjatuhan di rerumputan.

“Iya, sering ini, biasanya memang kalau habis musim panas mau masuk ke musim hujan. Seinget saya ada 2-3 kali lah (setahun),” imbuh Andi.

Pantauan di lapangan menunjukkan serabut kapas putih masih terlihat bertebaran di berbagai area Lapangan Sempur, tersangkut di pepohonan dan tanaman hias. Beberapa titik yang dipenuhi kapas telah dibersihkan oleh petugas.

Di pinggir area Taman Sempur yang berbatasan dengan Sungai Ciliwung, berdiri tiga pohon kapuk atau randu berukuran besar. Pohon-pohon tersebut kini tampak tanpa daun, hanya menyisakan buah randu berwarna coklat yang siap melepaskan kapasnya.

Tinggalkan komentar