Elon Musk Kembali Jadi Triliuner Berkat Lonjakan Saham SpaceX dan Tesla

Pengusaha teknologi Elon Musk kembali mengukuhkan posisinya sebagai triliuner pertama di dunia. Nilai kekayaan orang terkaya di dunia ini melonjak sebesar US$ 65 miliar dalam sehari pada Senin (5/10/2026), mendongkrak total kekayaan bersihnya menjadi US$ 1,04 triliun atau sekitar Rp 18.631,6 triliun seiring penguatan harga saham SpaceX dan Tesla Inc.

Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index yang dikutip Selasa (6/10/2026), lonjakan kekayaan tersebut didorong oleh kenaikan saham SpaceX sebesar 13% sejak awal Oktober 2026, serta kenaikan saham Tesla sebesar 6,7%.

Momen ini menandai pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir kekayaan sosok berusia 55 tahun tersebut kembali memerlukan 13 digit angka. Musk pertama kali menorehkan sejarah sebagai triliuner pada Juni 2026 ketika nilai perusahaan SpaceX melambung pascapenawaran umum perdana yang memecahkan rekor.

Namun, status tersebut sempat terlepas akibat penurunan harga saham yang dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap penilaian harga perusahaan yang dinilai terlalu tinggi. Pada akhir Juli, penurunan kekayaan Musk bahkan mencatatkan rekor terbesar dalam sejarah Bloomberg Billionaires Index, dengan nilai kemerosotan melebihi total kekayaan bersih siapa pun yang pernah tercatat dalam daftar 500 orang terkaya di dunia.

Dorongan Sentimen Positif Pasar

Penguatan terbaru ini dipicu oleh kembalinya optimisme pasar terhadap kinerja kedua perusahaan. Tim analis Morgan Stanley pada Senin menyebut SpaceX sebagai salah satu instrumen investasi terbaik untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan di sektor antariksa dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI).

Penilaian tersebut memperkuat tren kenaikan saham SpaceX yang tercatat telah bangkit hingga 58% dari titik terendahnya pada Agustus 2026. Di saat yang sama, Tesla melaporkan kinerja penjualan kuartal ketiga yang melampaui estimasi para analis.

Data Bloomberg menunjukkan kepemilikan saham Elon Musk di SpaceX dan Tesla menyumbang lebih dari 98% dari keseluruhan total kekayaan bersihnya saat ini. Fluktuasi nilai kekayaan Elon Musk yang ekstrem mencerminkan struktur portofolionya yang sangat terpusat pada industri teknologi tinggi dan transportasi antariksa. Berbeda dari jajaran pengusaha global lain yang membagi aset mereka ke dalam berbagai instrumen keuangan konservatif, hampir seluruh kekayaan Musk terikat langsung pada kapitalisasi pasar SpaceX dan Tesla.

Langkah SpaceX melaut ke bursa saham melalui aksi korporasi besar pada pertengahan 2026 menjadi titik balik utama yang menempatkan Musk sebagai manusia pertama dengan kekayaan bernilai triliunan dolar AS. Kendati sempat menghadapi koreksi harga saham akibat dinamika pasar, kombinasi dari peningkatan penjualan unit kendaraan listrik Tesla serta ekspansi SpaceX di sektor layanan satelit dan AI terus menjadi penopang utama daya saing finansial sang konglomerat di panggung global.

Tinggalkan komentar