Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menyatakan bahwa kehadiran DPD merupakan perwujudan komitmen konsolidasi demokrasi di Indonesia. Menurutnya, DPD hadir sebagai jawaban atas kebutuhan akan institusi demokrasi yang inklusif.
Pernyataan ini disampaikan Sultan dalam sidang paripurna luar biasa ke-4 DPD RI yang juga menandai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 DPD RI pada Kamis (1/10/2026). Sultan mengemukakan bahwa DPD RI selama ini tidak pernah menutup mata terhadap berbagai kritik yang datang dari masyarakat.
“Selama 22 tahun, DPD RI tidak menutup mata terhadap berbagai kritik masyarakat, mulai kewenangan formal yang dimiliki hingga pertanyaan mengenai urgensi keberadaan DPD RI,” ujar Sultan.
Sultan menekankan bahwa kritik yang dilontarkan tidak ingin dijawab hanya dengan retorika semata. Ia berpandangan bahwa kritik harus dijadikan sebuah cermin untuk perbaikan.
“Kritik mengingatkan kami agar tidak terlena, agar terus memperbaiki kualitas kerja, memperkuat transparansi, dan memastikan setiap mandat yang diberikan masyarakat dan daerah dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sultan menjelaskan bahwa DPD RI merupakan salah satu wujud konsolidasi demokrasi pascareformasi di Indonesia. Ia menambahkan bahwa tugas konstitusional antarlembaga parlemen perlu saling menyempurnakan dan melakukan pengecekan ganda (double check).
“Kehadiran lembaga DPD RI secara konstitusional merupakan wujud komitmen konsolidasi demokrasi Indonesia pascareformasi. DPD RI adalah jawaban atas kebutuhan akan institusi demokrasi yang inklusif,” jelasnya.
Sultan juga memaparkan bahwa DPD mengawal otonomi daerah tidak terlepas dari adanya sinergi antarlembaga. Ia turut menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai lembaga dan mitra DPD atas dukungan serta kerja sama yang telah diberikan.
“Perjuangan DPD RI dalam mengawal otonomi dan kepentingan daerah hingga tingkat kebijakan nasional tentu tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi antarlembaga negara,” tuturnya.
“Atas nama DPD RI, kami menyampaikan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada pimpinan MPR RI, kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR RI, kepada Presiden beserta jajaran serta seluruh kepala daerah dan masyarakat,” tutup Sultan.