Dana pensiun global kini secara permanen memasukkan emas ke dalam portofolio investasi mereka. Langkah ini diambil sebagai strategi diversifikasi di tengah lonjakan inflasi, gejolak pasar, dan pelemahan kinerja obligasi.
Menurut laporan World Gold Council (WGC), dana pensiun di Belanda, Amerika Serikat, dan Australia mulai meningkatkan investasi emas mereka antara tahun 2020 dan 2021. Alokasi investasi ini berkisar antara 2% hingga 5% dari total portofolio, baik melalui kepemilikan logam fisik maupun kontrak berjangka (futures).
WGC mencatat bahwa emas semakin menarik perhatian dana pensiun seiring evaluasi ulang struktur portofolio mereka. Ketegangan geopolitik, guncangan inflasi, serta korelasi saham dan obligasi yang tidak lagi dapat diandalkan menjadi faktor pendorong utama.
Bagi dana pensiun yang enggan berinvestasi pada saham perusahaan tambang karena fluktuasi harga komoditas dan risiko operasional, emas batangan (bullion) menawarkan alternatif investasi yang lebih aman. Emas fisik memungkinkan akses tanpa risiko spesifik yang melekat pada kepemilikan saham perusahaan tambang.
Di Belanda, Pensioenfonds PDN, yang mengelola dana sebesar €7,7 miliar, mulai membeli emas pada Oktober 2020 dan menyelesaikannya pada April 2021. Dana pensiun ini berhasil mencapai alokasi emas sebesar 5% dari portofolionya.
Keputusan PDN didasari oleh studi aset-liabilitas tahun 2020 yang mengidentifikasi manfaat diversifikasi dan potensi penurunan risiko portofolio tanpa mengurangi imbal hasil yang diharapkan. Pendanaan investasi emas ini dilakukan dengan memangkas eksposur obligasi pemerintah sebesar 10%. Separuh dari dana hasil pemangkasan dialokasikan ke emas fisik, sementara sisanya diinvestasikan ke saham, real estat, dan infrastruktur.
Di Amerika Serikat, Fairfax County Retirement Systems menempatkan sekitar 3% dari portofolionya senilai US$6,2 miliar ke dalam emas melalui kontrak berjangka. Dana pensiun asal Virginia ini mulai berinvestasi emas pada tahun 2020 sebagai respons terhadap pandemi dan stimulus moneter yang memicu kekhawatiran inflasi.
Saat ini, sekitar 2% dari total aset Fairfax County Retirement Systems ditempatkan dalam kontrak berjangka emas sebagai bagian dari portofolio investasi alternatif yang juga mencakup logam industri, kredit karbon, dan investasi berimbal hasil tinggi.
Sementara itu, NGS Super asal Australia telah mempertahankan alokasi investasi pada emas sejak Juni 2020 dan saat ini memiliki porsi sekitar 3%. Dana pensiun ini menggunakan emas bersama dengan obligasi pemerintah dan aset lainnya sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan ketahanan portofolio di tengah volatilitas pasar dan penurunan harga saham yang tinggi.