Buruh Bertemu Pimpinan DPR, Sampaikan Aspirasi Ketenagakerjaan Lewat Dialog

Sebanyak 37 perwakilan dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) telah diterima oleh pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam sebuah audiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Pertemuan ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi terkait isu-isu ketenagakerjaan yang dihadapi para buruh.

Perwakilan buruh diterima langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Cucun Ahmad Syamsurijal. Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara atau yang juga dikenal sebagai Gedung Kura-Kura, dimulai pada pukul 13.27 WIB dan berlangsung selama kurang lebih satu jam, berakhir pada pukul 14.27 WIB.

Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan buruh menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan permasalahan ketenagakerjaan. Dialog yang terjadi diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara buruh dan wakil rakyat untuk mencari solusi terbaik.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menyatakan bahwa selama kegiatan audiensi berlangsung, personel kepolisian tetap memberikan pelayanan dan pengamanan. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman dan tertib.

“Sebanyak 37 perwakilan telah mengikuti audiensi dengan pimpinan DPR RI untuk menyampaikan aspirasinya. Selama kegiatan berlangsung, personel tetap memberikan pelayanan dan pengamanan agar seluruh rangkaian dapat berjalan aman dan tertib,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Personel di lapangan dilaporkan mengedepankan pendekatan yang komunikatif dan humanis. Selain itu, komunikasi yang baik juga dijaga dengan koordinator lapangan dan peserta aksi hingga seluruh kegiatan selesai. Kehadiran polisi ini merupakan bagian dari pengamanan terhadap 37 agenda kegiatan masyarakat yang tersebar di sejumlah wilayah Jakarta pada hari yang sama.

Secara keseluruhan, Polda Metro Jaya menyiapkan 17.628 personel gabungan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan di 37 agenda kegiatan masyarakat di Jakarta, di mana 4.998 personel di antaranya ditempatkan di kawasan DPR/MPR RI. Polda Metro Jaya mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, serta bersama-sama menjaga keamanan dan fasilitas umum hingga kegiatan berakhir.

Tinggalkan komentar