Bupati Pasuruan Dorong KORPRI Tingkatkan Inovasi dan Soliditas

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengajak seluruh pengurus dan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) untuk terus berinovasi serta memperkuat kelembagaan organisasi. Tujuannya adalah agar KORPRI semakin solid, baik dalam aspek sosial maupun kesejahteraan anggotanya.

Ajakan ini disampaikan Rusdi saat membuka Rapat Kerja (Raker) KORPRI Kabupaten Pasuruan yang digelar di Hall Taman Candra Wilwatikta pada Kamis (24/9). Dalam kesempatan tersebut, Rusdi menekankan pentingnya membangun rasa kebersamaan (korsa) dan sinergi antaranggota.

Menurutnya, KORPRI tidak boleh hanya menjadi organisasi formal. Organisasi ini harus mampu menjadi wadah yang memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya. “Yang paling penting adalah bagaimana KORPRI ini semakin solid. Ada rasa kebersamaan, saling membantu dan saling menguatkan. Jangan sampai anggota hanya merasa menjadi bagian dari organisasi ketika ada kegiatan formal saja,” pesannya.

Lebih lanjut, Rusdi juga menyoroti pentingnya penguatan mekanisme santunan yang dilakukan secara gotong royong. Ke depan, KORPRI berencana berkoordinasi dengan TASPEN terkait penambahan iuran sebesar Rp5.000 per anggota. Terdapat opsi tambahan iuran yang dapat disesuaikan dengan pilihan dan kemampuan masing-masing anggota. “Semangatnya adalah gotong royong. Ketika ada anggota yang mengalami musibah, jangan dibiarkan menghadapi sendiri. KORPRI harus hadir,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Pasuruan, Diano Vela Fery Santoso, menjabarkan sejumlah agenda strategis organisasi. Agenda tersebut meliputi penguatan struktur KORPRI pada unit-unit kerja, peningkatan kepedulian sosial bagi anggota, pengembangan keanggotaan, serta upaya membangun unit usaha untuk memberikan manfaat ekonomi bagi anggota.

Agenda lain yang dibahas adalah perluasan keanggotaan KORPRI dengan membuka ruang bagi pegawai non-PNS sesuai ketentuan yang berlaku. KORPRI juga mendorong pembentukan unit usaha sebagai tindak lanjut dari kevakuman Koperasi Karyawan Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang masih membutuhkan penataan. Langkah ini diharapkan dapat menghadirkan aktivitas ekonomi yang produktif dan bermanfaat bagi anggota.

Raker KORPRI juga membahas penataan struktur organisasi yang akan dipersiapkan untuk dilantik oleh Bupati Rusdi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi KORPRI pada November mendatang. Dalam Raker yang berlangsung dinamis tersebut, hadir pula anggota KORPRI, Fauzy, yang telah berhasil mengembangkan usaha di sektor pariwisata.

Kehadiran Fauzy menjadi inspirasi bagi anggota KORPRI bahwa di tengah menjalankan tugas kedinasan, terdapat peluang untuk mengembangkan potensi ekonomi secara kreatif dan produktif. “Yang dibutuhkan bukan sekadar keberanian memulai usaha. Tetapi bagaimana kita melihat peluang, mengelola risiko, dan konsisten mengembangkannya. Semoga kita semua bisa mulai membangun kemandirian dan sumber penghasilan tambahan secara terencana,” ujarnya bersemangat.

Fauzy membagikan pengalamannya dalam mengembangkan usaha wisata yang dirintisnya, seraya berharap langkahnya dapat diikuti oleh anggota lain. Hal ini agar mereka dapat mengembangkan potensi dan kreativitas di luar tugas kedinasan dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku.

Tinggalkan komentar