Jakarta – BPJS Kesehatan menyelenggarakan kegiatan Fun Walk 3K dengan tema Kolaborasi Pentahelix Jaminan Sosial di kawasan Car Free Day (CFD) Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari Minggu. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan pemahaman publik mengenai pentingnya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya promotif dan preventif yang mendorong masyarakat untuk menjaga kesehatan sejak dini. Ia menambahkan bahwa jalan sehat ini juga menjadi sarana interaksi, edukasi, serta penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesadaran akan jaminan sosial.
“Ini merupakan agenda BPJS Kesehatan dalam rangka promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan kita bersama. Kesehatan itu mahal, sehingga pola hidup sehat perlu dibangun sejak dini, mulai dari pola makan hingga aktivitas sehari-hari,” ujar Akmal dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Akmal, keterlibatan berbagai unsur masyarakat sangat penting dalam membangun kesadaran bersama mengenai kesehatan dan keberlanjutan Program JKN. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas edukasi dan mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kesehatan mereka.
“Kami ingin semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus mengajak berbagai unsur, termasuk Karang Taruna, pemerintah, pelaku usaha, dan stakeholder lainnya untuk bersama-sama mendukung penguatan JKN dan menjaga kesehatan masyarakat. Harapannya, kebiasaan hidup sehat dapat dimulai sejak muda sehingga risiko penyakit dan beban biaya kesehatan ke depan dapat ditekan,” tuturnya lebih lanjut.
Akmal juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai kanal layanan BPJS Kesehatan yang tersedia, baik secara tatap muka maupun digital. Peserta dapat mengakses layanan non-tatap muka melalui WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8165-165, Care Center 165, serta beragam fitur yang ada pada aplikasi Mobile JKN.
Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, mengapresiasi pelaksanaan Fun Walk tersebut. Menurutnya, upaya menjaga kesehatan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga kesehatan.
“Kesehatan bukan hanya urusan pemerintah atau BPJS Kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Jangan sampai hanya pemerintahnya yang sehat, tetapi masyarakatnya tidak,” jelas Ali.
Ali menambahkan bahwa keberadaan jaminan kesehatan harus diiringi dengan kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan. Ia menekankan bahwa perlindungan melalui jaminan kesehatan tidak seharusnya membuat masyarakat mengabaikan upaya pencegahan dan pola hidup sehat.
“Jangan sampai adanya jaminan membuat kita terlena. Konsepnya adalah kita sama-sama menjaga kesehatan. Hari ini kita sama-sama berolahraga dan menjaga kesehatan, sehingga Jakarta bisa menjadi kota yang sehat dan tangguh,” ujar Ali.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan informasi mengenai Skrining Riwayat Kesehatan untuk membantu mengenali faktor risiko penyakit sejak dini. Edukasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya dan menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan.
Salah satu peserta Fun Walk, Ayudia, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasa Fun Walk menjadi kesempatan berharga untuk berolahraga sekaligus mendapatkan informasi langsung mengenai Program JKN. “Tadi awalnya saya cuma mau ikut Fun Walk saja, ternyata ada Mobil BPJS Keliling juga. Jadi sekalian saya tanya tentang proses perubahan data peserta milik ibu saya. Sebelumnya faskes ibu saya di Bogor, mau saya pindah ke Jakarta. Saya diarahkan petugas melalui Mobile JKN dan ternyata mudah. Jadi saya dapat sehatnya, dapat kemudahan juga dalam mengurus BPJS Kesehatan,” pungkasnya.