Bidhumas Polda Metro Jaya Perkuat Komunikasi Publik Lewat Rakernis 2026

JAKARTA – Bidhumas Polda Metro Jaya menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dengan tujuan memperkuat komunikasi publik dan manajemen media.

Rakernis yang diselenggarakan di Aula TMCDitlantas Polda Metro Jaya pada Rabu, 30 September 2026, mengusung tema ‘Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media, Humas Polri Presisi Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah dalam rangka Mewujudkan Program Jaga Jakarta’.

Sesuai dengan tema yang diangkat, rangkaian materi diawali dengan penguatan internal dari Subbid Penmas, Subbid Multimedia, dan Subbid PID sesuai dengan bidang tugas masing-masing. Selanjutnya, Dr Devie Rahmawati, CICS memberikan materi mengenai komunikasi publik dan manajemen media. Pembahasan dilanjutkan oleh Warren Giovani yang fokus pada peliputan, pembuatan, dan pengolahan konten.

Pada akhir acara, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memberikan pembulatan materi yang telah disampaikan. Rakernis ini juga menjadi momen pemberian penghargaan kepada jajaran terbaik. AKP Endro dari Ditsamapta Polda Metro Jaya dianugerahi penghargaan PPID terbaik, sementara AKP Aliani dari Polres Metro Bekasi dinobatkan sebagai Kasi Humas terbaik.

Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa tugas kehumasan tidak hanya sekadar mempublikasikan kegiatan kepolisian. Lebih dari itu, penting untuk memastikan setiap pesan yang disampaikan memiliki dasar yang jelas, telah melalui proses verifikasi, serta dapat dipahami dan dipercaya oleh masyarakat. “Komunikasi publik bukan sekadar bagaimana kita mempublikasikan kegiatan kepolisian. Yang harus kita pastikan adalah informasi yang disampaikan berbasis data, sudah diverifikasi, memiliki pesan yang jelas, kemudian dapat dipahami dan dipercaya masyarakat,” ujar Kombes Budi.

Dalam arahannya, Kapolda Komjen Asep menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam merespons berbagai peristiwa yang menjadi perhatian publik. Respon tersebut harus berpedoman pada data yang dapat dipertanggungjawabkan. “Kepercayaan lahir dari kerja yang konsisten, komunikasi yang jujur, serta tanggung jawab kita kepada masyarakat. Jadikan Rakernis ini sebagai momentum untuk memperkuat kapasitas dan menyusun strategi komunikasi yang lebih adaptif serta memberikan dampak nyata,” tegas Komjen Asep.

Kapolda juga mengarahkan jajaran Humas untuk senantiasa memahami karakter masyarakat dalam menyampaikan pesan, membangun hubungan profesional dengan media, serta mengoptimalkan pemantauan media dan media sosial. Langkah-langkah ini penting agar perkembangan isu dapat diketahui lebih awal dan respons yang diberikan dapat sesuai dengan kondisi di lapangan.

Tinggalkan komentar