BEI Pantau Lima Saham Termasuk MSIN Akibat Pergerakan Tak Wajar

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pemantauan terhadap pergerakan Unusual Market Activity (UMA) pada lima saham emiten. Pemantauan ini dilakukan pada Selasa, 29 September 2026, terhadap saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN), PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG), PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK), dan PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI).

BEI melakukan pemantauan karena adanya indikasi pergerakan harga dan transaksi yang tidak wajar pada kelima saham tersebut. Meskipun demikian, manajemen BEI menegaskan bahwa pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Pergerakan saham MSIN tercatat melesat 44,3% dalam sebulan terakhir dan 58,1% sejak awal tahun. Saham URBN juga menunjukkan kenaikan signifikan, yaitu 42,9% dalam sebulan dan 50% sepanjang tahun berjalan. Sementara itu, saham DGWG mengalami pelemahan 10,2% dalam sebulan dan 17,8% sejak awal tahun. Saham SNLK menguat 8% dalam sebulan terakhir, namun terkoreksi 34,9% secara tahunan. Saham FUJI mengalami penurunan 13,9% dalam sebulan dan anjlok 59,1% sejak awal tahun.

BEI menyatakan bahwa pihaknya sedang mencermati perkembangan pola transaksi pada saham-saham yang masuk radar UMA ini. Oleh karena itu, para investor diimbau untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi dari Bursa. Selain itu, investor juga diminta untuk mencermati kinerja dan keterbukaan informasi emiten.

Lebih lanjut, investor disarankan untuk mengkaji kembali rencana aksi korporasi emiten jika belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pertimbangan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari juga penting sebelum investor mengambil keputusan investasi.

Tinggalkan komentar