Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengambil langkah tambahan untuk mengatasi masalah pemotor yang kerap melakukan putar balik sembarangan di kolong flyover Pesing, Jakarta Barat. Kali ini, pembatas atau barier beton diperbanyak di area taman bawah flyover tersebut. Sebelumnya, para pengendara roda dua yang nekat dilaporkan menggunakan jalur penyeberangan pejalan kaki sebagai alternatif untuk memutar arah.
Pantauan di lokasi pada Jumat (2/10/2026) menunjukkan bahwa enam unit pembatas beton telah terpasang di sekitar taman di bawah flyover Pesing. Petugas juga terlihat masih dalam proses perbaikan taman di area tersebut. Meskipun akses untuk putar balik yang biasa telah ditutup oleh beton, masih ada saja pengendara yang nekat mencari celah dengan menggunakan fasilitas penyeberangan pejalan kaki untuk melintas di bawah flyover.
Seorang warga bernama Abang (60) menyatakan dukungannya terhadap pemasangan beton tersebut. “Kalau terkait pasang beton, saya sih setuju demi keselamatan orang-orang yang takutnya kecelakaan atau gimana. Karena di sini juga putarannya pun dekat sebenarnya. Kalau dia lewat putaran yang resmi kan lebih nyaman. Saya yakin mengurangi kecelakaanlah begitu,” ujarnya.
Senada dengan Abang, warga lainnya, Junaedi (68), mengungkapkan bahwa sebelum adanya penambahan beton, pemotor sering kali berputar arah secara sembarangan. Ia menilai penambahan beton ini merupakan langkah yang baik. “Bikin bahaya, sekarang dia putar balik main potong, kan? Potong, entar kadang dari sana ada motor. Bisa terjadi kecelakaan, itulah saya juga sebenarnya nggak setuju dengan adanya pemotor pada putar balik. Dengan dipasang begitu sebenarnya juga bagus, jadi supaya mereka nggak bisa putar balik,” jelas Junaedi.