Astra International Bagikan Dividen Interim Rp 3,89 Triliun, Per Saham Rp 98

JAKARTA – PT Astra International Tbk (ASII) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 dengan total nilai mencapai Rp 3,89 triliun. Setiap saham akan mendapatkan Rp 98.

Keputusan ini diambil berdasarkan rapat direksi perseroan pada 10 September 2026, yang kemudian telah mendapatkan persetujuan dari dewan komisaris pada 30 September 2026. Sekretaris Perusahaan Astra, Gita Tiffani Boer, menyatakan bahwa pembayaran dividen interim akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dasar pembagian dividen interim ini adalah data keuangan per 30 Juni 2026, di mana laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 12,53 triliun.

Pada perdagangan Jumat (2/10/2026), saham Astra International (ASII) ditutup menguat 2,56% ke level Rp 4.630. Dengan harga saham tersebut, potensi yield dividen interim Astra diperkirakan sekitar 2,11%.

Dari sisi valuasi, rasio price to book value (PBV) Astra tercatat hanya 0,81 kali. Rasio ini membandingkan harga saham di pasar dengan nilai buku per saham. Sementara itu, rasio price earning ratio (PER) ASII adalah 7,48 kali secara annualized, yang membandingkan harga saham di pasar dengan laba per saham yang disetahunkan.

Jadwal penting terkait dividen interim ini meliputi cum date di pasar reguler dan negosiasi pada 12 Oktober 2026. Daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen akan ditetapkan pada 14 Oktober pukul 16.00 WIB, dengan pembayaran dividen dijadwalkan pada 30 Oktober 2026.

Tinggalkan komentar