Yohanes Auri dan Deddy Corbuzier Dukung 11 Startup Kreatif Milik Gen Z

Pendiri Flux Creative Universe (FCU), Yohanes Auri, mengumumkan perluasan kiprahnya dalam industri kreatif dengan fokus pada pengembangan talenta entrepreneur muda. Pada awal tahun 2026, Auri, bersama dengan figur publik Deddy Corbuzier, akan menyuntikkan investasi pada 11 perusahaan kreatif yang didirikan dan dikelola oleh generasi Z (Gen Z).

Langkah strategis ini menandai evolusi peran Auri dari pendiri bisnis menjadi seorang ‘builder’ bagi founder-founder baru. Melalui ekosistem FCU, ia bertujuan menciptakan wadah yang mempertemukan para founder, kreator, talenta, serta jaringan bisnis guna mendorong pertumbuhan perusahaan kreatif rintisan.

“Kalau dulu fokus saya adalah bagaimana membangun perusahaan sendiri, sekarang saya juga ingin membantu lahirnya founder baru. Industri kreatif Indonesia akan jauh lebih besar kalau semakin banyak orang kreatif berani menjadi entrepreneur,” ujar Auri dalam keterangan pers yang diterima, Senin (5/10/2026).

Auri menilai generasi Z memiliki potensi besar untuk tidak hanya menjadi audiens atau tenaga kerja, tetapi juga menjadi penggerak bisnis dan inovator yang melahirkan perusahaan kreatif baru. Keterlibatan FCU dalam bisnis yang digagas Gen Z tidak terbatas pada kolaborasi proyek, melainkan juga mencakup pengembangan bisnis dan investasi.

Kolaborasi antara Auri dan Deddy Corbuzier sendiri telah terjalin sejak Mei 2023, ketika Deddy Corbuzier berinvestasi di Flux Creative Universe. Kemitraan ini kini diperluas dengan fokus investasi pada perusahaan-perusahaan kreatif yang dipimpin oleh generasi muda.

Saat ini, FCU telah berkembang menjadi sebuah ekosistem yang menaungi 30 perusahaan dengan lebih dari 200 karyawan, mengindikasikan pergeseran model bisnis dari agensi kreatif menjadi ekosistem bisnis kreatif yang komprehensif.

Perluas Ekosistem dan Capaian Konten

Di sektor konten, berbagai produksi yang dihasilkan FCU diklaim telah mengumpulkan lebih dari 2,3 miliar penayangan. Prestasi ini bahkan mengantarkan FCU meraih Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori Agensi Kreatif yang Memproduksi Konten Digital dengan Akumulasi Penonton Terbanyak di Indonesia.

Selain fokus pada investasi, Yohanes Auri juga aktif berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai kepemimpinan, bisnis, dan industri kreatif melalui berbagai platform digital. Sejak tahun 2022, ia secara konsisten mengangkat topik-topik tersebut dan kini memiliki basis pengikut lebih dari 250.000 orang.

Pengalamannya juga telah dibagikan dalam berbagai forum sebagai pembicara untuk perusahaan dan institusi ternama, termasuk Prudential, Kalbe Nutritionals, Asian Tiger School, Holywings Group, BisnisHack, hingga BINUS University. Secara total, Auri dilaporkan telah berbagi pengalaman di hadapan lebih dari 1.500 orang.

“Saya ingin pengalaman yang saya punya tidak berhenti di saya. Kalau pengalaman itu bisa membantu satu founder mengambil keputusan lebih baik atau membangun bisnis lebih cepat, dampaknya bisa jauh lebih besar,” ungkap Auri. Melalui pendekatan ini, Auri menargetkan FCU tidak hanya menjadi pusat produksi karya kreatif, tetapi juga menjadi ekosistem yang memberdayakan lebih banyak entrepreneur muda dalam membangun dan mengembangkan bisnis berbasis kreativitas.

Tinggalkan komentar