UMKM Perlu Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko untuk Berkembang

Pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dituntut untuk memperkuat aspek tata kelola, manajemen risiko, serta pengelolaan keuangan. Penguatan ini krusial agar UMKM lebih siap dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global dan persaingan bisnis yang kian ketat.

Peran UMKM dalam perekonomian nasional sangat signifikan. Data Kementerian UMKM mencatat, sekitar 57 juta pelaku UMKM berkontribusi sebesar 60,5% terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dan menyerap sekitar 97% dari total tenaga kerja. Besarnya kontribusi ini menjadikan penguatan kapasitas usaha UMKM sebagai prioritas, tidak hanya untuk menjaga keberlangsungan bisnis, tetapi juga sebagai fondasi agar mereka dapat berkembang dan naik kelas.

Isu penting ini dibahas dalam kegiatan literasi finansial yang diselenggarakan oleh PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) pada Kamis (01/10/2026). Acara bertajuk “From Survive to Thrive: Strategi Bisnis Menghadapi Tantangan dan Meraih Peluang melalui Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Kepatuhan” ini bertujuan memberikan bekal kepada para pelaku usaha.

Fondasi Pertumbuhan UMKM

Komisaris Utama KB Bank, Jerry Marmen, menekankan bahwa pertumbuhan bisnis UMKM perlu ditopang oleh tata kelola yang baik dan manajemen risiko yang kuat. Ia menjelaskan bahwa peningkatan skala usaha kerap kali diikuti oleh kompleksitas operasional dan risiko yang lebih besar. “Pertumbuhan tidak cukup hanya ditopang oleh aset atau kapasitas usaha, tetapi harus dibangun di atas fondasi tata kelola dan manajemen risiko yang kuat,” ujar Jerry.

Jerry menilai penerapan good corporate governance (GCG) harus menjadi bagian integral dari sistem operasional perusahaan. Sementara itu, manajemen risiko berfungsi sebagai alat bantu untuk mengidentifikasi dan memitigasi potensi risiko sebelum keputusan ekspansi diambil. Dengan struktur yang lebih matang, pelaku usaha juga dinilai memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kepercayaan dari perbankan, investor, maupun mitra strategis.

Inovasi dan Adaptasi Kunci Peluang Bisnis

Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, menambahkan bahwa kemampuan beradaptasi dan berinovasi merupakan faktor penting bagi pelaku usaha. Hal ini tidak hanya memungkinkan mereka untuk menangkap peluang yang ada, tetapi juga mampu menciptakan peluang baru. “Peluang tidak hanya tentang menangkap kesempatan yang ada, tetapi juga bagaimana menciptakan peluang baru melalui inovasi dan kemampuan beradaptasi,” jelas Krisdianto.

Menurut Krisdianto, fondasi tata kelola dan manajemen risiko yang baik akan membantu pelaku usaha dalam menyiapkan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan. Selain aspek tata kelola, pengelolaan arus kas juga menjadi semakin vital seiring dengan perkembangan bisnis.

Solusi Transaction Banking untuk Efisiensi

Transaction Banking Division Head KB Bank, Novita S. Djani, menjelaskan bahwa solusi transaction banking dapat membantu pelaku usaha mengelola transaksi dan arus kas secara lebih efisien. Solusi ini juga mendukung kelancaran aktivitas bisnis melalui layanan trade finance yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Seiring pertumbuhan bisnis, kebutuhan pengelolaan transaksi, arus kas, dan aktivitas perdagangan memang cenderung menjadi lebih kompleks.

“Pelaku usaha membutuhkan solusi transaction banking yang tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi, tetapi juga memberikan visibilitas dan kontrol yang lebih baik terhadap aktivitas keuangan mereka,” kata Novita. Pengelolaan kas yang terstruktur dapat membantu pelaku usaha memantau arus masuk dan keluar dana, menjaga likuiditas, serta menyesuaikan kebutuhan pembiayaan dengan siklus bisnis. Layanan trade finance pun dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas perdagangan dan transaksi dengan pemasok maupun mitra usaha.

KB Bank menyediakan berbagai layanan untuk segmen bisnis, meliputi cash management, foreign exchange (FX), trade finance, kustodian, dan rekening operasional. Seluruh layanan ini didukung oleh platform digital KBstarbiz untuk pengelolaan transaksi dan likuiditas yang lebih optimal.

Tinggalkan komentar