JAKARTA – Pelatih Thomas Tuchel menganggap kekalahan dari Spanyol bukanlah akhir dari segalanya bagi tim nasional Inggris. Oleh karena itu, menurutnya, terlalu dini untuk melabeli pertandingan melawan Republik Ceko sebagai laga yang “wajib menang”.
Inggris dijadwalkan akan berhadapan dengan Republik Ceko di Fortuna Arena dalam lanjutan fase grup UEFA Nations League, Rabu (30/9/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi “Tiga Singa” untuk bangkit setelah menelan kekalahan di laga pembuka.
Pada pertandingan pertama, Inggris harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor akhir 2-3. Kekalahan tersebut membuat Harry Kane dan kawan-kawan kini menempati peringkat ketiga klasemen Grup 3 tanpa mengoleksi poin.
Meskipun demikian, Tuchel menegaskan bahwa Inggris selalu berambisi untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan. Namun, ia tidak sepakat jika laga melawan Ceko disebut sebagai “wajib menang”.
“Terlalu awal untuk menyebutnya sebagai laga wajib menang. Saya mengerti maksud Anda, namun ini masih terlalu dini dalam fase grup untuk mendeskripsikan pertandingan ini sebagai sebuah keharusan untuk menang,” ujar Tuchel, seperti dilansir dari beIN Sports.
“Kami selalu datang dan mempersiapkan tim dengan target meraih kemenangan. Itulah target kami saat melawan Spanyol, dan target itu tetap sama untuk pertandingan melawan Ceko.”
“Kami sangat menghormati kualitas lawan dan tantangan yang akan kami hadapi. Bermain di Praha melawan Ceko pasti akan sulit, apalagi dengan dukungan penuh dari para suporter tuan rumah.”
“Kami selalu mempersiapkan diri untuk menang; kami ingin memenangkan pertandingan ini. Namun, ini masih terlalu dini untuk membicarakan tentang keharusan menang. Tentu saja, kemenangan akan menjadi hasil yang ideal. Namun, masalahnya adalah kualitas lawan yang akan kami hadapi,” pungkasnya.